Berita

Pembangkit Nuklir Masih Butuh Restu Presiden dan Rakyat

Minggu, 28 Januari 2024 | 09:15 WIB
Pembangkit Nuklir Masih Butuh Restu Presiden dan Rakyat

ILUSTRASI. Struktur Organisasi Tim Percepatan Pembangkit Nuklir.

Reporter: Andy Dwijayanto, Lidya Yuniartha | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) bercokol di Indonesia, mendekati kenyataan. Terbaru, Dewan Energi Nasional (DEN) menginisiasi pembentukan Nuclear Energy Program Implementing Organization (NEPIO) sebagai langkah awal percepatan implementasi pembangkit energi baru tersebut.

Bahkan, pertengahan Januari lalu, DEN menyerahkan draft susunan anggota NEPIO kepada Presiden Joko Widodo. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai ketua dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif jadi ketua harian. Tim ini akan bertugas untuk mengkaji potensi wilayah untuk lokasi pendirian, kesiapan infrastruktur, hingga regulasi PLTN.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Terbaru
IHSG
7.286,88
0.45%
32,48
LQ45
963,73
0.42%
-4,04
USD/IDR
15.907
-0,10
EMAS
1.310.000
1,06%