Pemerintah Siapkan Bonus untuk K/L yang Cetak Kinerja Anggaran Terbaik di 2018

Senin, 22 April 2019 | 08:32 WIB
Pemerintah Siapkan Bonus untuk K/L yang Cetak Kinerja Anggaran Terbaik di 2018
[]
Reporter: Grace Olivia | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah bakal memberikan tambahan alokasi anggaran untuk kementerian dan lembaga yang mencetak kinerja anggaran terbaik sepanjang 2018. Bonus ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 47/PMK.02/2019 tentang Tata Cara Insentif Tahun Anggaran 2019 atas Kinerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2018. Beleid ini, berlaku mulai 9 April 2019.

Tambahan alokasi anggaran tersebut akan diberikan kepada K/L untuk tahun anggaran 2019, sesuai kemampuan keuangan negara. Bonus itu dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi tiap instansi, termasuk membiayai pengembangan kapasitas pegawai.

Namun, bonus itu tidak boleh dipakai untuk membayar gaji dan tunjangan. Bonus tersebut akan dicairkan di semester I-2019. "Penetapan K/L sedang kami review final dan akan segera ditetapkan oleh Menkeu dalam bentuk Keputusan Menteri Keuangan," kata Askolani, Direktur Jenderal Anggaran Kemkeu kepada KONTAN, Jumat (19/4).

Adapun penilaian, dilakukan Direktorat Jenderal Anggaran atas kinerja anggaran K/L dengan dua perhitungan. Pertama, evaluasi kinerja anggaran dengan bobot penilaian 60%. Kedua, kinerja pelaksanaan anggaran dengan bobot penilaian 40%.

Kemkeu selanjutnya menyusun pemeringkatan berdasarkan kategori besaran pagu anggaran yang terbagi menjadi tiga: Pertama, K/L dengan pagu anggaran Rp 10 triliun lebih; Kedua K/L dengan pagu anggaran sedang yakni Rp 2,5 triliun-Rp 10 triliun; Ketiga K/L dengan pagu anggaran kecil senilai sama dengan atau lebih kecil dari Rp 2,5 triliun.

Pada Februari 2019, Menkeu Sri Mulyani juga telah memberikan penghargaan kepada sejumlah K/L dengan pengelolaan anggaran terbaik, salah satunya Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Kami siap membantu agar proses revisi DIPA-nya semakin kecil, efisiensinya semakin bagus, serta pencapaian output-nya terjadi sehingga ada pemerataan kegiatan agar tidak terkonsentrasi pada bulan Desember," kata Sri Mulyani.

Bagikan

Berita Terbaru

Skema Pembayaran Manfaat Lebih Fleksibel, Dapen Siap Akomodasi Aturan
| Rabu, 15 Juli 2026 | 04:35 WIB

Skema Pembayaran Manfaat Lebih Fleksibel, Dapen Siap Akomodasi Aturan

OJK merilis keputusan baru sebagai tindak lanjut putusan MK yang memberi keleluasaan peserta dapen memilih skema pembayaran manfaat.

Kredit Pajak untuk Zakat, Adil bagi Siapa?
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:59 WIB

Kredit Pajak untuk Zakat, Adil bagi Siapa?

Pendekatan yang lebih layak ditempuh adalah kredit pajak berjenjang dengan batas persentase maksimum terhadap pajak terutang.

Melestarikan Budaya
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Melestarikan Budaya

Kekayaan budaya bukan sekadar identitas masa lalu, tapi bagian dari jati diri bangsa. Jangan sampai hilang karena kita terlambat sadar.

Belajar dari EMAS dan TLKM, Akankah Gelombang Dual Listing Emiten RI Berlanjut?
| Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

Belajar dari EMAS dan TLKM, Akankah Gelombang Dual Listing Emiten RI Berlanjut?

Dual listing tak selalu jadi pilihan terbaik jika manfaat tidak lagi sebanding dengan biaya dan kompleksitas yang harus ditanggung.

MBMA Perkuat Rantai Pasok Nikel Terintegrasi, Ekspansi Tambang Jadi Penopang Kinerja
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:08 WIB

MBMA Perkuat Rantai Pasok Nikel Terintegrasi, Ekspansi Tambang Jadi Penopang Kinerja

MBMA akan tetap fokus pada efisiensi operasional, disiplin alokasi modal, serta melanjutkan pengembangan hilirisasi sebagai motor pertumbuhan.

SMCB Resmi Likuidasi Anak Usaha SBI Bangun Nusantara
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:07 WIB

SMCB Resmi Likuidasi Anak Usaha SBI Bangun Nusantara

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) melakukan pembubaran disertai dengan likuidasi PT SBI Bangun Nusantara (SBN).

Dapat Restu RUPSLB, RMK Energy (RMKE) Eksekuisi Stock Split dengan Rasio 1:5
| Selasa, 14 Juli 2026 | 09:02 WIB

Dapat Restu RUPSLB, RMK Energy (RMKE) Eksekuisi Stock Split dengan Rasio 1:5

Stock split emiten pertambangan batubara itu akan dilakukan dengan rasio 1:5 atau satu saham lama menjadi lima saham baru.

Peta Market Cap BEI: BBCA di Puncak Klasemen, DCII dan MORA Masuk Top 10
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:59 WIB

Peta Market Cap BEI: BBCA di Puncak Klasemen, DCII dan MORA Masuk Top 10

Peta emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berubah dalam enam bulan terakhir, DCII dan MORA masuk top 10. 

Usai Lunasi Surat Utang Rp 38,29 Miliar, Kinerja BWPT Ke Depan Bergantung Harga CPO
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:57 WIB

Usai Lunasi Surat Utang Rp 38,29 Miliar, Kinerja BWPT Ke Depan Bergantung Harga CPO

Senin (13/7), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) telah melunasi pokok dan bagi hasil ke-4 Sukuk Mudharabah Tahun 2025 sebesar Rp 38.29 miliar. 

Harga Komoditas Layu, Laju Saham Bahan Baku Masih Lesu
| Selasa, 14 Juli 2026 | 08:49 WIB

Harga Komoditas Layu, Laju Saham Bahan Baku Masih Lesu

Ketidakpastian di pasar, pelemahan rupiah, dan kenaikan suku bunga acuan BI, jadi sentimen negatif bagi kinerja indeks bahan baku.​

INDEKS BERITA

Terpopuler