Pendiri Northcliff Borong Saham, SKYB Jatuh ke Rekor Terendah di Zona Gocapan

Senin, 02 September 2019 | 09:39 WIB
Pendiri Northcliff Borong Saham, SKYB Jatuh ke Rekor Terendah di Zona Gocapan
[ILUSTRASI. Direktur Utama Northcliff Indonesia, Erry Sulistio]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) akhirnya jatuh ke zona gocapan.

Pada perdagangan 30 Agustus 2019, saham SKYB anjlok 11,29% ke Rp 55 per saham.

Status sebagai saham gocapan ini melengkapi catatan rekor terendah sepanjang sejarah sejak SKYB melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2010.

Kejatuhan harga saham SKYB ke level gocapan terjadi setelah sehari sebelumnya berlangsung aksi beli dalam jumlah besar yang dilakukan Erry Sulistio, pendiri PT NorthCliff Indonesia.

Berdasar laporan kepemilikan efek 5% atau lebih, pada 29 Agustus 2019 Erry Sulistio memborong 48.271.400 saham SKYB.

Transaksi tersebut membuat Erry kini menguasai 8,25% saham SKYB dan masuk sebagai pemegang saham di atas 5% SKYB.

Baca Juga: Harga turun 67% sebulan, saham Northcliff Citranusa (SKYB) masuk UMA

Per 31 Juli 2019, Erry Sulistio baru memiliki sekitar 1,31 juta saham, atau sekitar 0,22% saham SKYB.

Tidak ada informasi pada harga berapa Erry memborong saham SKYB.

Yang jelas, pada 29 Agustus 2019 terjadi transaksi besar di pasar negosiasi.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memfasilitas crossing saham SKYB sebanyak 47.283.500.

Harga transaksinya di Rp 65 per saham sehingga total nilai transaksi tersebut mencapai Rp 3,1 miliar.

Erry Sulistio adalah Komisaris Utama PT Citranusa Indonesia Tbk.

Selain sebagai pendiri, Ia juga merupakan CEO perusahaan investasi PT NorthCliff Indonesia.

PT NorthCliff Indonesia sendiri tercatat sebagai salah satu pemegang saham SKYB dengan kepemilikan 8,203% (per 31 Juli 2019). 

Pada 2009 Erry mendirikan Northcliff Capital Ltd di Singapura. 

Ia lantas memindahkan basis perusahaan itu ke Jakarta dan mengusung nama PT NorthCliff Indonesia.

Selain di SKYB, Northcliff Indonesia punya portofolio investasi di beberapa perusahaan lain.

Catatan KONTAN, dua diantaranya direncanakan bakal mengikuti jejak SKYB melantai di bursa saham pada Desember 2019.

Kedua perusahaan itu adalah PT NorthCliff Ekaland (NorthCliff Development) yang bergerak di bidang properti dan PT Media Delapan Visual (NorthCliff Media Entertainment) di sektor media entertainment.

Baca Juga: Northcliff Indonesia Bakal Mengantar Dua Anak Usaha IPO

Dengan melepas masing-masing 200% saham, kedua perusahaan itu ditargetkan bisa meraup dana hingga total Rp 1 triliun.

Bagikan

Berita Terbaru

Mudik 2026: Jumlah Pemudik Turun, Pergerakan Penduduk Terbesar Tetap di Pulau Jawa
| Rabu, 18 Maret 2026 | 14:27 WIB

Mudik 2026: Jumlah Pemudik Turun, Pergerakan Penduduk Terbesar Tetap di Pulau Jawa

Jawa Tengah jadi tujuan utama mudik, disusul Jatim dan Jabar. Temukan pola pergerakan dan moda transportasi favorit untuk perjalanan Anda.

Pergerakan Valas Asia Terimbas Kenaikan Harga Energi
| Rabu, 18 Maret 2026 | 12:48 WIB

Pergerakan Valas Asia Terimbas Kenaikan Harga Energi

Pergerakan mata uang Asia selanjutnya akan dipengaruhi kebijakan suku bunga The Fed. Rupiah berpotensi melemah di atas Rp 17.000 per dolar AS.

Realisasi Penukaran Uang Jelang Lebaran Tinggi, Daya Beli Pulih atau Cuma Ilusi?
| Rabu, 18 Maret 2026 | 12:30 WIB

Realisasi Penukaran Uang Jelang Lebaran Tinggi, Daya Beli Pulih atau Cuma Ilusi?

Untuk menyimpulkan terjadinnya pemulihan daya beli masyarakat, diperlukan indikator yang lebih komprehensif.

Ketika Pasar Menantikan Akhir Perang Duet Amerika Serikat (AS)-Israel Versus Iran
| Rabu, 18 Maret 2026 | 12:23 WIB

Ketika Pasar Menantikan Akhir Perang Duet Amerika Serikat (AS)-Israel Versus Iran

Bila perang berlangsung lama, penutupan fasilitas produksi migas juga lama. Mematikan fasilitas produksi migas tak seperti mematikan saklar lampu.

Mudik Lebaran Dongkrak Penjualan Astra Otoparts (AUTO)
| Rabu, 18 Maret 2026 | 11:14 WIB

Mudik Lebaran Dongkrak Penjualan Astra Otoparts (AUTO)

Suku cadang paling banyak diminati masyarakat sebelum maupun sesudah periode mudik Lebaran adalah baterai atau aki dan pelumas atau lubricants.

Bisnis Sempat Tertekan di 2025, Penjualan AYAM Bakal Moncer Kala Ramadan dan Lebaran
| Rabu, 18 Maret 2026 | 11:05 WIB

Bisnis Sempat Tertekan di 2025, Penjualan AYAM Bakal Moncer Kala Ramadan dan Lebaran

Fluktuasi harga bahan baku pakan dan masa adaptasi terhadap ekspansi kapasitas nasiona bisa menekan industri peternakan ayaml.

Harga Minyak Memanas, Konsumen Melirik Kendaraan Listrik
| Rabu, 18 Maret 2026 | 11:05 WIB

Harga Minyak Memanas, Konsumen Melirik Kendaraan Listrik

Minat pada kendaraan listrik akan mengalami lonjakan apabila harga BBM tak terkendali imbas konflik di Timur Tengah.

Cuan Industri Tekstil pada Momen Lebaran
| Rabu, 18 Maret 2026 | 10:57 WIB

Cuan Industri Tekstil pada Momen Lebaran

Pada umumnya permintaan di sektor ritel dapat meningkat puluhan persen sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk membeli pakaian baru.

Rem Transaksi Dolar, demi Jaga Kurs Garuda
| Rabu, 18 Maret 2026 | 10:50 WIB

Rem Transaksi Dolar, demi Jaga Kurs Garuda

Ini berbagai strategi Bank Indonesia membentengi nilai tukar rupiah agar tidak kian rontok.                  

Efisiensi Anggaran Tekan Pertumbuhan
| Rabu, 18 Maret 2026 | 10:46 WIB

Efisiensi Anggaran Tekan Pertumbuhan

Membeli emas pekan lalu ternyata belum tentu untung. Kalkulasi terbaru menunjukkan ada selisih harga yang harus diwaspadai sebelum menjual.

INDEKS BERITA

Terpopuler