AS Tangguhkan Tuntutan, Putri Pendiri Huawei Bebas Kembali ke Negerinya

Sabtu, 25 September 2021 | 09:12 WIB
AS Tangguhkan Tuntutan, Putri Pendiri Huawei Bebas Kembali ke Negerinya
[ILUSTRASI. Chief Financial Officer Huawei Technologies Meng Wanzhou kembali ke sidang pengadilan setelah istirahat makan siang di Vancouver, British Columbia, Kanada, Rabu (18/8/2021). REUTERS/Jennifer Gauthier]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - NEW YORK/WASHINGTON. Chief Financial Officer sekaligus anak pendiri Huawei, Meng Wanzhou, mencapai kesepakatan dengan kejaksaan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri tudingan kasus penipuan bank terhadapnya, demikian pernyataan para pejabat, Jumat (24/9). Kesepakatan ini memungkinkan Meng untuk kembali ke China dari Kanada, negara yang menahannya selama tiga tahun terakhir. 

Drama ekstradisi Meng telah menjadi salah satu sumber utama perselisihan China dan AS. Pejabat China mengisyaratkan bahwa kasus terhadap Meng perlu dihentikan untuk membantu mengakhiri kebuntuan diplomatik antara dua kekuatan utama dunia.

Para politisi yang menentang China mengecam kesepakatan tersebut, dan menyebut administrasi Joe Biden menyerah ke tuntutan Beijing. 

Baca Juga: Lithuania minta warganya segera membuang ponsel China yang digunakan, ada apa?

Meng ditangkap di Bandara Internasional Vancouver, Kanada pada bulan Desember 2018 atas surat perintah dari Pemerintah AS. Ia didakwa melakukan penipuan bank, dengan menyesatkan HSBC pada tahun 2013 tentang transaksi bisnis raksasa peralatan telekomunikasi itu di Iran.

Penangkapannya memicu badai diplomatik dan menyeret Kanada ke dalam keributan AS versus China. Tak lama setelah penangkapan Meng, China menangkap dua warga negara Kanada, seorang pengusaha dan seorang mantan diplomat. Beijing membantah penangkapan dua warga Kanada itu merupakan aksi balas dendam atas penahanan Meng.

Meng, Jumat (24/9), mencapai kesepakatan penangguhan penuntutan dengan kejaksaan AS. Dalam perjanjian kesepakatan yang ditandatangani Nicole Boeckmann, penjabat Jaksa AS di Brooklyn, dinyatakan bahwa “Meng telah mengambil tanggung jawab atas peran utamanya dalam melakukan skema untuk menipu lembaga keuangan global.”

Baca Juga: Negara dalam Quad akan sepakati rantai pasokan yang aman untuk semikonduktor

Perjanjian tersebut hanya berlaku untuk Meng, dan Kementerian Kehakiman AS mengatakan sedang mempersiapkan persidangan terhadap Huawei dan berharap dapat membuktikan kasusnya di pengadilan.

Seorang juru bicara Huawei menolak berkomentar.

Seseorang yang mengetahui masalah ini, mengatakan setelah mencapai kesepakatan dengan kejaksaan AS, Meng akan terbang kembali ke China pada Jumat malam waktu Kanada.

Pada sidang di pengadilan federal Brooklyn pada hari Jumat, yang dihadiri Meng secara virtual dari Kanada, Asisten Jaksa AS David Kessler mengatakan pemerintah akan bergerak untuk membatalkan tuduhan terhadapnya jika dia mematuhi semua kewajibannya berdasarkan perjanjian, yang berakhir pada Desember 2022. Kessler menambahkan bahwa Meng akan dibebaskan dengan jaminan pengakuan pribadi, dan bahwa AS berencana untuk menarik permintaan ke Kanada untuk melakukan ekstradisinya.

Meng - putri pendiri Huawei, Ren Zhengfei mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang diajukan di persidangan. Ketika Hakim Pengadilan Distrik AS Ann Donnelly kemudian menerima perjanjian penuntutan yang ditangguhkan, Meng menghela nafas.

Seorang hakim Kanada kemudian menandatangani perintah pembebasan Meng, mengosongkan persyaratan jaminannya, dan mengizinkannya untuk bebas setelah hampir tiga tahun menjadi tahanan rumah.

Meng tampak emosional setelah hakim membacakan keputusan. Ia terlihat memeluk dan berterima kasih kepada pengacaranya.

Baca Juga: Rajin ekspansi, VoLTE Telkomsel kini sudah hadir di 219 kota

Berbicara secara virtual kepada para pendukungnya dan wartawan yang berada di pengadilan di AS, Meng berterima kasih kepada hakim atas “keadilannya” dan berbicara tentang bagaimana kasus itu telah mengubah hidupnya 180 derajat.

Selain menyelesaikan perselisihan antara Amerika Serikat dan China, perjanjian itu juga dapat membuka jalan bagi pembebasan dua warga Kanada, pengusaha Michael Spavor dan mantan diplomat Michael Kovrig, yang ditahan di China. Pada bulan Agustus, pengadilan Tiongkok menghukum Spavor 11 tahun penjara dengan tuduhan spionase.

Meng dikurung di rumahnya yang mewah di Vancouver pada malam hari dan dipantau sepanjang waktu oleh keamanan swasta yang dia bayar sebagai bagian dari perjanjian jaminannya. Putri Huawei, demikian julukan untuk Meng dari media pemerintah China, diharuskan memakai gelang kaki elektronik untuk memantau gerakannya.

Sebaliknya, orang Kanada tidak memiliki akses ke dunia luar di luar kunjungan konsuler sesekali, dan persidangan mereka diadakan di balik pintu tertutup.

Artikel yang diterbitkan Reuters pada 2012 dan 2013 tentang Huawei, perusahaan yang terdaftar di Hong Kong, Skycom, dan Meng, mewarnai tuntutan yang diajukan AS terhadap Meng. Dalam kedua artikel itu, Reuters melaporkan Skycom telah menawarkan untuk menjual setidaknya peralatan komputer Hewlett-Packard senilai 1,3 juta euro, yang diembargo, kepada operator telepon seluler terbesar Iran pada 2010.

Reuters juga melaporkan banyak hubungan keuangan dan personel antara Huawei dan Skycom. Termasuk Meng pernah menjabat di dewan direksi Skycom antara Februari 2008 dan April 2009. Cerita tersebut menjadi alasan HSBC untuk mengonfirmasi temuan tersebut ke Meng.

Baca Juga: China minta perusahaan teknologi untuk membuka platform satu sama lain

Ditempatkan dalam daftar hitam perdagangan AS pada tahun 2019, Huawei memiliki akses terbatas untuk bertransaksi dengan perusahaan AS. Pembatasan itu melumpuhkan perusahaan, yang mengalami penurunan pendapatan terbesar pada paruh pertama tahun 2021. Pembatasan itu juga yang memaksa Huawei menjual sebagian dari bisnis handset yang dulu merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesarnya.

Kasus pidana terhadap Meng dan Huawei dikutip sebagai salah satu alasan AS menempatkan perusahaan itu dalam daftar hitam. Huawei didakwa beroperasi sebagai perusahaan kriminal, mencuri rahasia dagang, dan menipu lembaga keuangan. Huawei mengaku tidak bersalah.

Seorang pejabat pemerintah Kanada mengatakan Ottawa tidak akan berkomentar sampai proses pengadilan AS selesai. Istri Kovrig menolak berkomentar. Perwakilan untuk Spavor tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Anggota kongres AS yang bersikap anti China dengan cepat menanggapi penangguhan tuntutan Meng. Mereka menyebut vonis itu sebagai pertanda pemerintahan Biden yang lembek. 

Kelompok garis keras Republik China di Kongres menyebut kesepakatan hari Jumat sebagai penyerahan AS. “Alih-alih berdiri teguh melawan penyanderaan dan pemerasan China, Presiden Biden malah mundur,” kata Senator Republik Tom Cotton dalam sebuah pernyataan.

Bahkan Presiden AS di saat Meng ditangkap, Donald Trump, mengatakan, dia akan campur tangan jika itu akan membantu keamanan nasional atau membantu mengamankan kesepakatan perdagangan. Pernyataan itu disampaikan Trump ke Reuters, tak lama setelah Kanada menahan Meng.

Baca Juga: Saingi Android, Huawei akan gunakan HarmonyOS pada ponsel

Pengacara Meng mengatakan kliennya merupakan pion dalam pertempuran politik antara dua kekuatan super.

Pejabat senior AS mengatakan bahwa kasus Meng ditangani semata-mata oleh Kementerian Kehakiman. Dan, kasus itu tidak ada kaitannya dengan pendekatan AS terhadap hubungan yang tegang dengan China.

Selama perjalanan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman Juli ke China, Wakil Menteri Luar Negeri China Xie Feng bersikeras bahwa AS membatalkan kasus ekstradisi terhadap Meng.

Para pejabat AS telah mengakui bahwa Beijing telah mengaitkan kasus Meng dengan kasus dua orang Kanada yang ditahan, tetapi bersikeras bahwa Washington tidak akan tertarik untuk melihat mereka sebagai alat tawar-menawar.

Selanjutnya: Masih Bermasalah Dengan Amerika, Huawei Perkirakan Pendapatan Smartphone 2021 Turun

 

Bagikan

Berita Terbaru

Reli Saham EMTK; Ada Peluang Kenaikan Berlanjut tapi Waspadai Risiko Profit Taking
| Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Reli Saham EMTK; Ada Peluang Kenaikan Berlanjut tapi Waspadai Risiko Profit Taking

Pergeseran haluan EMTK dari sekadar di bisnis penyiaran konvensional menjadi raksasa multisektor berbuah manis. 

WIFI Siap Alokasikan Duit Rights Issue  Hampir Rp 6 Triliun untuk Internet Rakyat
| Minggu, 12 April 2026 | 12:08 WIB

WIFI Siap Alokasikan Duit Rights Issue Hampir Rp 6 Triliun untuk Internet Rakyat

WIFI menargetkan pembangunan 5.500 titik atau sites IRA tahun 2026. Adapun potensi menjangkau hingga 5 juta pelanggan sampai akhir tahun 2026. 

Ambisi B50 Terus Menuai Penolakan! Beban Subsidi Biodiesel bisa Capai Rp 29 Triliun
| Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB

Ambisi B50 Terus Menuai Penolakan! Beban Subsidi Biodiesel bisa Capai Rp 29 Triliun

Negara berpotensi kehilangan penerimaan dari pos pajak dan bea keluar senilai Rp 11,9 triliun hingga Rp 14,6 triliun. 

Kondisi Ekonomi Menantang di Kuartal II-2026, Tiga Hal Perlu Diwaspadai Masyarakat
| Minggu, 12 April 2026 | 10:35 WIB

Kondisi Ekonomi Menantang di Kuartal II-2026, Tiga Hal Perlu Diwaspadai Masyarakat

CEO Confidence Index (ICCI) kuartal II-2026 terjerembap ke level 2,99, ini rekor terendah sejak Juli 2020.

Right Issue RMKO Memicu Harapan Jangka Pendek, namun Ketidakpastian Masih Tinggi
| Minggu, 12 April 2026 | 09:25 WIB

Right Issue RMKO Memicu Harapan Jangka Pendek, namun Ketidakpastian Masih Tinggi

Rights issue RMKO ditujukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan likuiditas.

Harga BBM Subsidi Tidak Akan Dinaikkan, APBN Sulit Bertahan & Pertamina Jadi Bantalan
| Minggu, 12 April 2026 | 08:35 WIB

Harga BBM Subsidi Tidak Akan Dinaikkan, APBN Sulit Bertahan & Pertamina Jadi Bantalan

Harusnya peran Pertamina dalam menyerap efek lonjakan harga BBM lebih menyerupai "pembeli waktu" ketimbang penahan beban permanen.

Strategi Investasi Dirut PADA: Dari Deposito Hingga Bisnis Riil
| Minggu, 12 April 2026 | 08:00 WIB

Strategi Investasi Dirut PADA: Dari Deposito Hingga Bisnis Riil

 Cahyanul Uswah punya cara untuk menghindari kerugian dengan strategi investasi jangka panjang yang disiplin

Konsolidasi Fiber Optic PLN Icon+, Valuasi Saham Telkom (TLKM) Berpotensi Melesat
| Minggu, 12 April 2026 | 07:33 WIB

Konsolidasi Fiber Optic PLN Icon+, Valuasi Saham Telkom (TLKM) Berpotensi Melesat

Dalam jangka pendek, margin laba TLKM diproyeksi tergerus akibat membengkaknya beban integrasi dan pergeseran fokus ke lini bisnis wholesale.

Peluang dan Risiko di Balik Lonjakan Harga Saham Papan Pengembangan
| Minggu, 12 April 2026 | 06:41 WIB

Peluang dan Risiko di Balik Lonjakan Harga Saham Papan Pengembangan

Saham papan pengembangan bisa cuan besar, tapi risikonya juga tinggi. Temukan cara memilih saham berkualitas dan strategi trading yang aman.

IHSG Menguat 6,14% Sepekan, Cek Prediksi Pekan Depan
| Minggu, 12 April 2026 | 06:38 WIB

IHSG Menguat 6,14% Sepekan, Cek Prediksi Pekan Depan

Meredanya ketegangan global dan musim dividen mengangkat IHSG 6,14%. Namun, tekanan domestik mengintai.

INDEKS BERITA