KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berupaya meningkatkan penjaminan kredit, khususnya bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga Mei 2021, Askrindo telah memberikan penjaminan sekitar Rp 4,8 triliun ke sebesar 8.130 juta UMKM melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Bila dilihat berdasarkan wilayah, Jawa Tengah dan Jawa Timur mendominasi penyerapan penjamin. Nilai penyerapan di Solo mencapai Rp 228 miliar, diikuti Surabaya sebesar Rp 215,6 miliar dan Semarang sekitar Rp 201,1 miliar.
“Melalui penjaminan kredit modal kerja ini, kami berharap bisa meningkatkan permodalan pelaku UMKM," ujar Direktur Operasional Askrindo Erwan Djoko Hermawan, Minggu (20/6) Penjaminan Askrindo masih didominasi sektor perdagangan dengan plafon mencapai Rp 3,3 triliun, penjaminan jasa dan sektor lain sebesar Rp 363 miliar, penjaminan bagi sektor pertanian dan kehutanan sekitar 357 miliar.
