Penjualan Apartemen Merosot, TRIN Menanggung Rugi Rp 91,33 Miliar di 2023

Selasa, 02 April 2024 | 19:15 WIB
Penjualan Apartemen Merosot, TRIN Menanggung Rugi Rp 91,33 Miliar di 2023
[ILUSTRASI. Kluster Earthville pada perumahan Sequoia Hills yang dikembangkan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land. DOK/TRIN]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan apartemen PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) anjlok di sepanjang tahun lalu. Alhasil, perusahaan properti ini harus menanggung kerugian hingga Rp 91,33 miliar di 2023 dari sebelumnya untung Rp 690,34 juta di 2022.

Melansir laporan keuangan 2023, pendapatan dari penjualan apartemen sebesar Rp 85,71 miliar atau turun 68% yoy dari sebelumnya Rp 274,80 miliar di 2022.

Begitu juga dengan segmen jasa pemasarannya yang terkontraksi 31% yoy menjadi Rp 542,83 juta. Turunnya dua segmen pendapatan ini membuat TRIN membukukan penurunan pada penjualan konsolidasi hingga 70% yoy dari sebelumnya Rp 275,59 miliar menjadi Rp 82,31 miliar di 2022.

Di tahun lalu, TRIN meraih pendapatan dari wilayah Jawa Barat senilai Rp 4,8 miliar dari yang sebelumnya tidak ada. Selain itu pihaknya mencatatkan kenaikan penjualan di daerah Batam menjadi Rp 131 miliar, tetapi justru turun 19% di wilayah Banten Rp 654,99 miliar.

Melansir catatan Kontan.co.id, TRIN mengakui mencatatkan marketing revenue senilai Rp 1,05 triliun atau lebih dari target yang ditetapkan 2023 senilai Rp 1 triliun.

Pencapaian marketing revenue ini lebih tinggi dibandingkan 2022 yang senilai Rp 948 miliar. Meski terlihat besar, nilai tersebut tidak bisa serta-merta dicatatkan dalam laporan keuangan Desember 2023.

Presiden Direktur dan CEO TRIN Ishak Chandra memerinci, dari realisasi tersebut, Sequoia Hills mencatatkan penjualan sebesar Rp 466,3 miliar di sepanjang 2023 atau memberikan kontribusi sebesar 44,3% bagi marketing revenue TRIN.

“Sementara itu, proyek high rise Perseroan yang berada di Tangerang, yakni Collins Boulevard memberikan kontribusi sebesar 21,9% atau sebesar Rp 230,5 miliar,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (29/1).

Baca Juga: Kinerja 2023 Moncer, AKR Corporindo (AKRA) Bertabur Sentimen Positif

Di sepanjang tahun lalu, persediaan real estat yang tercatat pada aset lancar TRIN lebih tinggi dibandingkan 2022. Pada 2023 tercatat Rp 1,25 triliun, sedangkan di 2022 sebesar Rp 964,74 miliar.

Aset lancar itu terdiri dari bangunan siap dijual, bangunan dalam penyelesaian, hingga tanah yang sedang dikembangkan. Pada bangunan yang siap dijual, ada Unit Brooklyn senilai Rp 64,79 miliar dan Collins Rp 35,71 miliar.

Sedangkan pada bangunan dalam penyelesaian tercatat dari Collins Rp 765,11 miliar, Marc Boulevard Rp 87,42 miliar, Holdwell Business Park Rp 22,95 miliar, dan Seqoia Rp 4,37 miliar.

Adapun untuk tanah yang sedang dikembangkan senilai Rp 277,55 miliar atau lebih tinggi dibandingkan 2022 sebesar Rp 964,74 miliar.

TRIN juga memiliki persediaan aset tidak lancar ang merupakan real estat yang belum dikembangkan senilai Rp 155,76 miliar.

Perinciannya dari PT Triniti Menara Gading senilai Rp 93,55 miliar merupakan tanah yang berlokasi di Kecamatan Serpong Utara, Desa Pakualam, Kabupaten Tangerang Selatan, Provinsi Banten seluas 11.232 m2 .

Kemudian, persediaan milik TRIN sendiri Rp 62,20 miliar merupakan tanah belum dikembangkan merupakan milik Perusahaan yang berlokasi di Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang seluas 200 m2 , dan tanah yang belum dikembangkan yang berlokasi di Labuan Bajo seluas 193.400 m2.

Bagikan

Berita Terbaru

Sepak Terjang Saraswati Djojohadikusumo di pasar modal, Mulai dari TRIN hingga VICI
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Sepak Terjang Saraswati Djojohadikusumo di pasar modal, Mulai dari TRIN hingga VICI

Sepak terjang Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto di bursa saham memantik perhatian pelaku pasar.

BOLT Bidik Pertumbuhan Laba Bersih 12%
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:38 WIB

BOLT Bidik Pertumbuhan Laba Bersih 12%

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), produsen komponen mur dan baut untuk industri otomotif, optimistis menjaga pertumbuhan kinerja hingga akhir 2026.

Penjualan Rumah MTLA Ikut Terkerek Insentif Pajak
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Penjualan Rumah MTLA Ikut Terkerek Insentif Pajak

Sebesar 65% marketing sales residensial PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) berasal dari penjualan produk dengan insentif PPN DTP

Segmen Seluler Mendongkrak Laba Indosat (ISAT) di Sembilan Bulan 2026
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Segmen Seluler Mendongkrak Laba Indosat (ISAT) di Sembilan Bulan 2026

Segmen seluler masih jadi kontributor utama pendapatan PT Indosat Tbk (ISAT) per akhir September 2026.

Indeks Saham Komoditas Bikin Cuan Ngegas
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Indeks Saham Komoditas Bikin Cuan Ngegas

Saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC) dan di papan pemantauan khusus tak masuk IDX Commodity 20​

Peretasan Binance Guncang Pasar Kripto
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Peretasan Binance Guncang Pasar Kripto

Kasus ini memicu kekhawatiran investor dan menambah tekanan jual. Setelah sebelumnya kripto lesu pasca The Fed menahan bunga.

PFII Berisiko Menggerus Penerimaan
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PFII Berisiko Menggerus Penerimaan

PFII menawarkan insentif pajak jumbo untuk menarik investasi asing, namun berisiko menggerus penerimaan pajak negara.

Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komisaris Utama VICI
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:44 WIB

Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komisaris Utama VICI

Keputusan pengangkatan Rahayu Saraswati sebagai Wakil Komisaris Utama disetujui dalam RUPSLB yang digelar Kamis (29/10)

VICI Perluas Jangkauan Pasar Ekspor
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:41 WIB

VICI Perluas Jangkauan Pasar Ekspor

Melongok rencana bisnis PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) memperkuat penjualan di berbagai negara tujuan ekspor

Kenaikan Harga Minyak Terus Berlanjut
| Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:38 WIB

Kenaikan Harga Minyak Terus Berlanjut

Ancaman defisit ketersediaan fisik akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah telah memicu kepanikan beli di pasar energi

INDEKS BERITA