Berita

Penjualan Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) Bakal Naik Saat Ramadan

Kamis, 08 Februari 2024 | 06:25 WIB
Penjualan Caturkarda Depo Bangunan (DEPO) Bakal  Naik Saat Ramadan

ILUSTRASI. Gerai PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO).

Reporter: Rashif Usman | Editor: Fahriyadi .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten perusahaan bahan bangunan, PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) memprediksi kinerja penjualan akan moncer menjelang momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini.

Direktur Caturkuda Depo Bangunan, Erwan Irawan Noer mengatakan, periode menuju Ramadan dan Lebaran secara historikal meningkatkan kinerja penjualan perseroan hingga 10%.

"Pada periode tersebut banyak pelanggan memenuhi kebutuhan perbaikan atau renovasi rumah. Ada peningkatan penjualan sekitar 10% dibandingkan hari-hari biasanya," kata Erwan kepada KONTAN, Senin (5/2).

Erwan menyampaikan, secara keseluruhan kinerja perseroan tahun ini diprediksi tumbuh positif dibandingkan tahun sebelumnya.

Pasalnya, industri konstruksi di Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 4,5% pada tahun 2024, sehingga memberikan dampak positif bagi bisnis bahan bangunan.

"Selain itu, pemilu tahun 2024 berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Pemilu yang kondusif tentunya akan berdampak positif bagi bisnis bahan bangunan," ujar dia.

Ia bilang, DEPO menargetkan pendapatan tumbuh 14% dibandingkan tahun lalu. Sementara target laba meningkat sekitar 20%. Untuk mencapai target tersebut, DEPO memiliki empat strategi bisnis. Yakni, ekspansi gerai, pengembangan produk, peningkatan efisiensi dan proses, serta penguatan fondasi bisnis untuk pertumbuhan.

Erwan menjelaskan, ekspansi akan dilakukan dengan membuka sekitar empat toko baru yang berlokasi di Surabaya, Depok, Jakarta Selatan, dan Palembang.

"Semua lokasi yang disebutkan sudah dimiliki oleh perseroan," ujar dia.

Sementara pengembangan produk dilakukan dengan menaikkan marjin laba, diversifikasi risiko suplai, dan pengembangan kategori produk. Adapun peningkatan efisiensi dan proses dilakukan dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan sistem Point of Sale (POS) terkini, serta meninjau kembali standar operasional prosedur (SOP) Perseroan.

Strategi terakhir, penguatan fondasi untuk pertumbuhan dilakukan dengan mengelola sumber daya manusia (SDM) dengan lebih baik lagi, dan membekali karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan atau pembukaan training academy.

Pada tahun ini, DEPO menganggarkan belanja modal alias capex sekitar Rp 260 miliar untuk berbagai kebutuhan ekspansi.

"Alokasi modal ini sebanyak 28% untuk perolehan tanah dan bangunan gerai, 56% untuk proses konstruksi gerai, dan sisanya untuk fasilitas pendukung gerai," ujar dia.

Terbaru
IHSG
7.311,91
0.06%
-4,20
LQ45
987,90
0.21%
-2,03
USD/IDR
15.715
0,27
EMAS
1.164.000
1,93%
Terpopuler