Perbaiki Kondisi Keuangan, Barcelona Tawarkan Saham Bisnis Ritel dan 25% Hak Siar

Jumat, 17 Juni 2022 | 09:09 WIB
Perbaiki Kondisi Keuangan, Barcelona Tawarkan Saham Bisnis Ritel dan 25% Hak Siar
[ILUSTRASI. Presiden Barcelona Joan Laporta dalam konferensi pers di auditorium, Barcelona, Spanyol, Rabu (6/10/2021). REUTERS/Albert Gea]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BARCELONA. Para anggota klub sepakbola Barcelona pada Kamis menyepakati penjualan saham minoritas di bisnis lisensi dan merchandising serta pembagian hingga 25% pendapatan dari hak siar pertandingannya di LaLiga. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperbaiki situasi keuangan klub sepakbola asal Spanyol.

Dewan klub berharap kesepakatan akan memungkinkan Barcelona untuk melalui tahun keuangan terkini tanpa menanggung kerugian, dan meningkatkan batas pengeluaran mereka.

Presiden klub Joan Laporta mengatakan mereka berharap untuk menjual hingga 49,9% dari operasi ritel Barcelona Licensing and Merchandising (BLM) seharga 200-300 juta euro dan minimal 200 juta euro untuk masing-masing 10% dari pendapatan hak siar TV LaLiga selama 25 tahun.

Baca Juga: Regulator di Sejumlah Negara Bagian AS Selidiki Pembekuan Akun Nasabah di Celcius

Rencana untuk menjual BLM mendapat dukungan 89,3% dari 636 peserta rapat yang hadir dalam referendum dalam referendum. Peserta referendum mewakili 14,2% dari total anggota klub. Sementara kesepakatan hak siar TV mendapat dukungan suara 86,8%.

"Ketika kami tiba tahun lalu, kami menemukan diri kami dalam situasi keuangan yang sangat rumit. Kami tidak mampu membayar gaji Mei 2021. Investor menuntut 200 juta euro yang tidak kami miliki," kata Laporta kepada majelis.

"Kami percaya bahwa menggunakan aset klub untuk menciptakan financial lever adalah cara terbaik untuk membawa kembali Barca menjadi kompetitif lagi."

Laporta mengatakan Barcelona tidak mengikuti skema hak siar yang diteken pengelola liga sepakbola utama di Spanyol, LaLiga, dengan private equity CVC Capital Partners. Dalam skema itu, LaLiga mendapat dana segar senilai 1,994 miliar euro dari CVC. Sebagai imbalan atas investasi itu, CVC mengantongi 11% dari pendapatan hak siar televisi selama 50 tahun. 

Barcelona menolak ikut karena tidak setuju dengan jumlah dan lamanya kesepakatan. "Kami ingin memulihkan aset ini dalam 25 tahun. Operasi (CVC) yang dihadirkan adalah kolektif dan Barca memiliki nilai khusus mereka sendiri," katanya.

"Saya setuju untuk membantu, tetapi saat ini kita harus merapikan rumah kita terlebih dahulu."

Laporta, yang memimpin salah satu periode paling sukses Barca antara 2003 dan 2010, terpilih tahun lalu untuk kedua kalinya bersama raksasa Catalan setelah dewan sebelumnya mengundurkan diri karena keuangan klub yang memburuk dan kontroversi lainnya. Baca cerita selengkapnya

Baca Juga: Revlon Files for Bankruptcy, Blames Supply Chain Snag

Dia mewarisi krisis keuangan yang parah yang diperparah oleh pandemi COVID-19 dan, dibatasi oleh aturan Financial Fair Play (FFP) LaLiga, Barca tidak dapat merekrut kembali bintang klub Lionel Messi yang pergi sebagai agen gratis untuk Paris St Germain musim panas lalu.

Laporta mengatakan pada Agustus utang klub mencapai 1,35 miliar euro, 673 juta di antaranya berutang kepada bank. Baca cerita selengkapnya

Barca pada Desember menyetujui rencana keuangan untuk merenovasi stadion Camp Nou mereka yang terkenal, termasuk menambah utang tambahan sebesar 1,5 miliar euro. 

Pada bulan Maret, Barcelona menandatangani kesepakatan sponsor kaus dan stadion dengan platform streaming audio Spotify dalam kesepakatan senilai 280 juta euro.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Waspadai Tren Bearish Lanjutan Saham WIFI, Masih Dominan Tekanan Jual dibanding Beli
| Senin, 26 Januari 2026 | 18:22 WIB

Waspadai Tren Bearish Lanjutan Saham WIFI, Masih Dominan Tekanan Jual dibanding Beli

Fundamental WIFI yang diuntungkan oleh basis biaya yang lebih rendah, capex Rp 750 ribu/koneksi rumah di bawah rata-rata industri Rp 1,5 juta.

Menimbang Saham Tambang Logam yang Harganya Terbang
| Senin, 26 Januari 2026 | 14:45 WIB

Menimbang Saham Tambang Logam yang Harganya Terbang

Saham tambang logam di bursa melanjutkan reli. Kenaikannya masih menarik bagi investor. Saham-sahamnya masih menarik dik

Ekspansi Hulu Gas Indonesia Bisa Lebih Semarak Saat Investasi Global Diramal Landai
| Senin, 26 Januari 2026 | 09:35 WIB

Ekspansi Hulu Gas Indonesia Bisa Lebih Semarak Saat Investasi Global Diramal Landai

Lesunya transaksi merger dan akuisisi global tak lepas dari volatilitas harga minyak yang cenderung bearish sepanjang 2025.

Mari Menghitung Kinerja Saham Grup Konglomerasi
| Senin, 26 Januari 2026 | 09:29 WIB

Mari Menghitung Kinerja Saham Grup Konglomerasi

Konglomerat mempunyai pendanaan yang relatif kuat serta bagi yang sudah mengucurkan penambahan modal kerja atau investasi perlu dicermati

Risiko Setor Surplus BI Sebelum Audit
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:38 WIB

Risiko Setor Surplus BI Sebelum Audit

Ekonom memproyeksikan surplus BI akan meningkat pada 2025 sebelum kembali menurun pada 2026         

Tak Berkutik, Pajak Bisa Blokir Layanan Publik
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:29 WIB

Tak Berkutik, Pajak Bisa Blokir Layanan Publik

Ditjen Pajak bisa memblokir penunggak pajak dengan utang minimal Rp 100 juta                        

Ada Wacana Penerapan Layer Cukai Baru, Wismilak (WIIM) Disebut Paling Diuntungkan
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:26 WIB

Ada Wacana Penerapan Layer Cukai Baru, Wismilak (WIIM) Disebut Paling Diuntungkan

Penambahan layer cukai agar pelaku usaha dapat bertransformasi menjadi legal tanpa tekanan biaya yang terlalu berat.

Lonjakan Harga Emas Meniup Angin Segar ke Arah Emiten, Saham Boy Thohir Paling Cuan
| Senin, 26 Januari 2026 | 08:12 WIB

Lonjakan Harga Emas Meniup Angin Segar ke Arah Emiten, Saham Boy Thohir Paling Cuan

Kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan moneter membuat tren harga emas global masih cenderung uptrend.

Menghitung Dampak Rencana Pemangkasan Komisi dan Asuransi Terhadap Kinerja GOTO
| Senin, 26 Januari 2026 | 07:50 WIB

Menghitung Dampak Rencana Pemangkasan Komisi dan Asuransi Terhadap Kinerja GOTO

Teradang rencana aturan baru, harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjerembap 11,76% dalam sepekan.​

Jadi Price Anchor, Harga Pasar Saham SGRO Berpotensi Mendekati Harga Tender Offer
| Senin, 26 Januari 2026 | 07:10 WIB

Jadi Price Anchor, Harga Pasar Saham SGRO Berpotensi Mendekati Harga Tender Offer

Kehadiran Posco turut berpotensi memberikan akses pendanaan yang lebih kompetitif untuk mendukung ekspansi agresif SGRO ke depan.

INDEKS BERITA

Terpopuler