Perbankan Terus Memacu Transaksi Menggunakan Debit

Selasa, 30 April 2019 | 06:31 WIB
Perbankan Terus Memacu Transaksi Menggunakan Debit
[]
Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank besar terus memacu transaksi debit. Sepanjang kuartal pertama tahun ini pertumbuhan transaksi debit juga terus meningkat.

Salah satunya, Bank Mandiri yang mencatat transaksi debit sebanyak 7,3 juta kali dengan nilai mencapai Rp 4,5 triliun. Sementara terkait dengan transaksi debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), Senior Vice President Consumer Deposit Group PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Muhammad Gumilang menjelaskan, pada periode yang sama nilai transaksinya mencapai Rp 1,2 triliun dari 2 juta kali transaksi. Pencapaian tersebut berasal dari 1,7 juta keping kartu debit emiten bank anggota indeks Kompas100 ini, yang sudah berlogo GPN.

Sampai Maret, kartu debit Mandiri ada sekitar 18 juta. Dari jumlah itu, sebanyak 33% sudah menggunakan cip. "Targetnya hingga akhir tahun bisa mencapai 50%. Sementara yang berlogo GPN hampir 50% dari yang menggunakan cip sekitar 1,7 juta kartu," jelas Muhammad Gumilang.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga terus memacu peredaran kartu debit perseroan yang berlogo GPN. Direktur Konsumer CIMB Lani Darmawan bilang hingga Maret 2019, sudah ada 750.000 kartu yang berlogo GPN, dan 85% kartu debit perseroan ini yang beredar sudah menggunakan cip

"Sedangkan secara umum, transaksi debit kami sudah tumbuh 18% year on year (yoy) yang ditopang oleh fasilitas transaksi digital yang bertumbuh hingga 135%," kata Lani kepada KONTAN, Senin (29/4).

Bank Indonesia (BI) memang mencatat pertumbuhan transaksi debit GPN yang cukup pesat sepanjang kuartal pertama 2019 dengan nilai transaksi mencapai Rp 15 triliun dari 32,6 juta kali transaksi off us. "Pada Maret saja tercatat nilai transaksinya mencapai Rp 5,23 triliun dengan 11,1 juta kali transaksi. sedangkan sepanjang Januari-Maret 2019 nilainya mencapai Rp 15 triliun dari 32,6 juta transaksi," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng.

Sehingga pertumbuhan nilai transaksi pada Maret saja mencapai 57% dibandingkan periode sebelumnya. Dengan pertumbuhan secara volume transaksi sebesar 52% secara tahunan.

Bagikan

Berita Terbaru

Bakrie Capital Serok Lagi Saham BIPI, Targetkan Cuan Jumbo dari Energi Bersih!
| Jumat, 17 April 2026 | 16:09 WIB

Bakrie Capital Serok Lagi Saham BIPI, Targetkan Cuan Jumbo dari Energi Bersih!

Total investasi Bakrie Capital di PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) kini telah menembus Rp 1 triliun.

Matahari Department Store (LPPF) Akan Berganti Nama dan Menyebar Dividen Final
| Jumat, 17 April 2026 | 09:40 WIB

Matahari Department Store (LPPF) Akan Berganti Nama dan Menyebar Dividen Final

Para pemegang saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menyepakati perubahan nama perusahaan menjadi PT MDS Retailing Tbk.

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Kembali Jual Saham  Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)
| Jumat, 17 April 2026 | 09:32 WIB

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Kembali Jual Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)

Prajogo Pangestu kembali melepas 531.669.900 saham CUAN dalam 25 kali transaksi. Ini berlangsung sejak 10 April sampai 15 April 2026. 

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026
| Jumat, 17 April 2026 | 09:23 WIB

Dipicu Faktor Low Season, Laba Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Anjlok di Kuartal I-2026

Di kuartal I-2026, pendapatan PJAA hanya Rp 207,58 miliar, anjlok 1,52% secara tahunan (YoY) dari Rp 210,80 miliar pada kuartal I-2025. ​

Saham Infrastruktur Belum Subur
| Jumat, 17 April 2026 | 09:16 WIB

Saham Infrastruktur Belum Subur

Kinerja saham emiten infrastruktur masih meloyo dan semakin tertinggal dibandingkan 10 indeks sektoral lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:30 WIB

Punya Kontrak Jangka Panjang dan Tambah Armada, Seberapa Menarik Saham ELPI?

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperluas jangkauan operasional di kawasan Asia-Pasifik.

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?
| Jumat, 17 April 2026 | 08:00 WIB

Terjerembap! Deretan Saham Big Caps Bikin IHSG Loyo, Kapan Waktu Tepat Serok Bawah?

Meski IHSG sempat rebound, saham-saham big caps tetap tertekan dan mendominasi daftar top laggards IHSG. 

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat
| Jumat, 17 April 2026 | 07:21 WIB

Program MBG Perlu Audit dan Pengawasan Ketat

Pengawasan yang ketat dari bebagai pihak diperlukan untuk menutup celah penyimpangan anggaran program MBG

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?
| Jumat, 17 April 2026 | 07:16 WIB

Saham INTP vs SMGR: Mana yang Lebih Kuat Hadapi Badai Industri Semen?

Oversupply dan krisis batubara menekan industri semen. Pahami rekomendasi saham untuk SMGR dan INTP.

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik
| Jumat, 17 April 2026 | 07:12 WIB

Dukung WFH, PLN Diskon Tambah Daya Listrik

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengatakan, momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat.

INDEKS BERITA