Pergerakan IHSG Hari Ini (6/7): Menguji Ketahanan Bursa

Rabu, 06 Juli 2022 | 05:30 WIB
Pergerakan IHSG Hari Ini (6/7): Menguji Ketahanan Bursa
[]
Reporter: Yuliana Hema | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan, Rabu (6/7). Adapun IHSG menutup perdagangan, Selasa (5/7), naik 0,97% ke posisi 6.703,26.

Senior Technical Analyst Henan Putihrai Sekuritas, Liza Camelia menjelaskan, cool down tekanan jual IHSG sesuai dengan ekspektasi, yaitu saat pasar saham Amerika Serikat libur.

Secara teknikal, memang IHSG telah sampai pada area support dari level bawah sebelumnya di area 6.600-6.500. Di sisi lain, banyak saham juga sudah sampai di area support dalam jangka panjang.

Strategi buy on weakness serta posisi beli bertahap tetap paling bijak. "Ingat bahwa banyak saham-saham yang jatuh dalam, jadi gunakan MA10 terlebih dulu sebagai target harga terdekat," jelas Liza, kemarin.

Untuk perdagangan hari ini, Liza memperkirakan volatilitas masih akan tinggi. Jadi, jangan kaget jika pergerakan IHSG masih bergelombang.

Sementara itu, Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo menilai pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya level PPKM di Jabodetabek berpotensi mempengaruhi IHSG hari ini. "Selain itu, ada ancaman resesi global di semester dua mengingat banyak negara sedang mengalami krisis energi dan pangan," kata dia.

William meramal, IHSG akan bergerak dengan rentang support 6.500 dan resistance 6.800. Investor bisa mencermati sektor konsumer primer, kesehatan dan infrastruktur.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG berpeluang membentuk bullish harami, jika berlanjut ke atas 6.730. Pola tersebut merupakan sinyal rebound hingga minor bullish reversal.

"Jika rebound tertahan di 6.730, waspadai potensi koreksi dengan support area 6.600-6.640," jelas Valdy.

Valdy bilangm saham-saham terkait komoditas diperkirakan kembali menjadi penggerak IHSG untuk perdagangan hari ini. Hal ini dipicu ekspektasi berlanjutnya rebound harga komoditas energi.

Pelaku pasar dapat mencermati peluang rebound teknikal lanjutan pada sejumlah saham komoditas, seperti ADRO, HRUM, ITMG, PTBA, PGAS dan ANTM. Saran dia, jangan terlalu agresif mengingat rebound kemarinbelum didukung volume.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Saham PTBA Rally di Tengah Volatilitas IHSG, Analis: Jangan Kejar Harga Tinggi
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Saham PTBA Rally di Tengah Volatilitas IHSG, Analis: Jangan Kejar Harga Tinggi

Manuver investor asing mencerminkan kombinasi antara strategi akumulasi jangka menengah dan trading taktis jangka pendek.

Bisnis Perdagangan Daring Tumbuh Lebih Kalem
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:25 WIB

Bisnis Perdagangan Daring Tumbuh Lebih Kalem

Ramadan dan Lebaran selalu menjadi puncak transaksi bagi e-commerce. Namun, belanja masyarakat kini mengarah pada integrasi digital dan fisik.

Selat Hormuz Ditutup Saham ESSA Ikut Meletup, Masih bisa Ikutan Beli atau Tahan?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:12 WIB

Selat Hormuz Ditutup Saham ESSA Ikut Meletup, Masih bisa Ikutan Beli atau Tahan?

Investor mesti mewaspadai potensi membengkaknya beban biaya operasional ESSA yang juga menggunakan denominasi dolar AS.

Panca Budi Idaman (PBID) Cermati Pelemahan Daya Beli
| Jumat, 06 Maret 2026 | 08:11 WIB

Panca Budi Idaman (PBID) Cermati Pelemahan Daya Beli

Berkaca dari performa 2025, penjualan PBID turun tipis 0,95% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp 5,19 triliun.

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS
| Jumat, 06 Maret 2026 | 07:00 WIB

Panen Megaproyek & Diguyur Utang Rp 4,9 Triliun, Begini Proyeksi Kinerja & Saham KRAS

Manajemen KRAS mematok target pertumbuhan pendapatan yang cukup agresif pada tahun ini, yakni di kisaran 20% hingga 30%.

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman
| Jumat, 06 Maret 2026 | 06:07 WIB

Tiga Emiten Guyur Saham Bonus Triliunan Rupiah, Waspadai Potensi Jebakan Batman

Secara teoritis saham bonus yang diterima pemegang saham tidak membuat nilai aset sahamnya bertambah.

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:45 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Bikin Harga Batubara Membara! Saatnya Serok PTBA & ITMG?

Terbangnya harga batubara dipicu oleh besarnya permintaan impor dari China, yang berpadu dengan gangguan rantai pasokan global.

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:19 WIB

Pelaporan SPT Belum Separuh dari Target

Hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan Pajak 2025 baru mencapai 6 juta wajib pajak

Penerimaan Pajak Februari Diklaim Tumbuh 30%
| Jumat, 06 Maret 2026 | 05:12 WIB

Penerimaan Pajak Februari Diklaim Tumbuh 30%

Ditjen Pajaberharap penerimaan pajak pada tahun ini mencapai target dalam APBN 2026                 

Pergerakan Rupiah: BI Intervensi, Tapi Tetap Sulit Menguat?
| Jumat, 06 Maret 2026 | 04:15 WIB

Pergerakan Rupiah: BI Intervensi, Tapi Tetap Sulit Menguat?

Nilai tukar rupiah Kamis kemarin melemah terhadap dolar AS. Analis memprediksi rupiah berpotensi tertekan lagi Jumat ini

INDEKS BERITA

Terpopuler