Pergerakan IHSG Menunggu Hasil BI Rate

Kamis, 18 November 2021 | 05:05 WIB
Pergerakan IHSG Menunggu Hasil BI Rate
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,37% ke 6.675,80 pada Rabu (17/11). Sejumlah analis memperkirakan, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini (18/11).

Analis Phillip Sekuritas Helen mengatakan, penguatan IHSG kemarin terjadi berkat kenaikan bursa saham Wall Street. Ini menyusul rilis data penjualan ritel Amerika Serikat yang hasilnya positif.

Selain itu, IHSG berpeluang menguat secara teknikal. "Pelaku pasar akan menantikan hasil RDG Bank Indonesia, prediksinya suku bunga diperkirakan akan dipertahankan pada level saat ini," ujar Helen, kemarin.

Phillip Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak dengan support di level 6.650. Sementara untuk resistance ada di level 6.692.

Mino, Analis Indo Premier Sekuritas, menyebut, selain mengekor Wall Street, bursa saham juga menguat ditopang laporan keuangan emiten sektor ritel, momentum pelemahan harga komoditas, serta ekspektasi dipertahankannya suku bunga acuan dalam negeri di level 3,5%. Dia memperkirakan, IHSG menguat dengan rentang support di 6.645-6.705.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan juga memperkirakan IHSG berpeluang kembali menguji resistance 6.680-6.700 hari ini. "Secara teknikal, penyempitan slope pada stochastic RSI dan MACD mendukung proyeksi tersebut," tulisnya dalam riset. Proyeksi dia, support dan resistance IHSG ada di 6.580 dan 6.680.

Valdy berujar, dari regional, IHSG dibayangi data ekonomi Jepang yang kurang memuaskan. Antara lain, perlambatan pertumbuhan pemesanan mesin sebesar 12,5% yoy di September dari 17% di Agustus 2021, serta penurunan nilai ekspor dan impor.

Masih dari eksternal, pelaku pasar juga mewaspadai kecenderungan peningkatan kasus baru Covid-19, terutama di kawasan Eropa dalam sepekan terakhir. Faktor lain yang membuat pelaku pasar cenderung wait and see adalah antisipasi dimulai pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed di akhir November 2021.

Sementara Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki mengingatkan ada bursa saham saat ini rawan profit taking. Dia memperkirakan, rentang pergerakan IHSG hari ini di 6.590-6.725.

 

Bagikan

Berita Terbaru

ESG Bank KB (BBKP): Mengubah Arah Pembiayaan demi Perbaikan Kualitas
| Senin, 27 Juli 2026 | 14:36 WIB

ESG Bank KB (BBKP): Mengubah Arah Pembiayaan demi Perbaikan Kualitas

Transformasi dilakukan menyeluruh di tubuh PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP). Bersamaan dengan itu, bank menjaga kredit se

Ekuitas Negatif, Pergerakan Saham SINI Milik Happy Hapsoro Ditopang Isu Transformasi
| Senin, 27 Juli 2026 | 11:00 WIB

Ekuitas Negatif, Pergerakan Saham SINI Milik Happy Hapsoro Ditopang Isu Transformasi

Kedua proyek anak usaha PT Singaraja Putra Tbk (SINI)  akan menghasilkan pendapatan sekitar Rp 57,1 triliun sepanjang masa kontrak.

ETF Emas Siap Meluncur 10 Agustus 2026, BPAM dan Bahana TCW Siap Terbitkan
| Senin, 27 Juli 2026 | 10:00 WIB

ETF Emas Siap Meluncur 10 Agustus 2026, BPAM dan Bahana TCW Siap Terbitkan

Bursa Efek Indonesia menyebut, ETF emas akan diluncurkan pada 10 Agustus 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Pasar Modal Indonesia ke-49.

DCII Menjaga Prospek Pertumbuhan Kinerja
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:50 WIB

DCII Menjaga Prospek Pertumbuhan Kinerja

Emiten data center PT DCI Indonesia Tbk (DCII) membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I-2026.   ​

Ada Rumor Combiphar Bakal Menggelar IPO dan Incar Dana Segar Lebih Dari Rp 500 Miliar
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:46 WIB

Ada Rumor Combiphar Bakal Menggelar IPO dan Incar Dana Segar Lebih Dari Rp 500 Miliar

Tidak hanya dipasarkan di Indonesia, Combiphar juga telah mengekspor produknya ke setidaknya 12 negara.

Saham Berkapitalisasi Besar Jadi Pendorong Laju Indeks Kompas100
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:38 WIB

Saham Berkapitalisasi Besar Jadi Pendorong Laju Indeks Kompas100

Saham-saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia jadi penopang kinerja IDX Kompas100 dalam sebulan terakhir.

Risiko Investasi Masih Tinggi, Dana Asing Mulai Tinggalkan Pasar Emerging Market
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:31 WIB

Risiko Investasi Masih Tinggi, Dana Asing Mulai Tinggalkan Pasar Emerging Market

Dana asing yang keluar dari emerging market, mengalir ke sejumlah kawasan dan instrumen yang dianggap sebagai aset safe haven.

Waspadai Risiko Pembalikan Arus Modal Asing
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:28 WIB

Waspadai Risiko Pembalikan Arus Modal Asing

Namun ada risiko pembalikan arus modal menjelang September, saat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed semakin menguat

Potensi Koreksi IHSG Lebih Besar Dibanding Melanjutkan Tren Kenaikan
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:17 WIB

Potensi Koreksi IHSG Lebih Besar Dibanding Melanjutkan Tren Kenaikan

Selama IHSG belum tutup di atas 6.377 dan volume transaksi naik, penguatan terbatas. Potensi koreksi lebih besar dibanding tren kenaikan.

Relaksasi Aturan DHE Pengaruhi Likuiditas Valas
| Senin, 27 Juli 2026 | 08:15 WIB

Relaksasi Aturan DHE Pengaruhi Likuiditas Valas

Relaksasi retensi DHE SDA bagi empat negara bisa kurangi potensi devisa yang tertahan di RI          

INDEKS BERITA

Terpopuler