Pergerakan Rupiah Hari Ini (12/10) Tertekan Risiko Resesi

Rabu, 12 Oktober 2022 | 04:50 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (12/10) Tertekan Risiko Resesi
[]
Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan. Sinyal resesi yang semakin kuat membuat rupiah makin loyo. Selasa (11/10), rupiah di pasar spot melemah 0,26% ke Rp 15.358. Sedangkan kurs rupiah Jisdor melemah 0,41% ke Rp 15.362 per dollar AS. 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah melemah akibat sentimen risk-off yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. "Sumber kekhawatiran ini adalah pernyataan International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia yang memberi peringatan tentang risiko resesi akibat perlambatan ekonomi negara maju," ucap Josua. 

Baca Juga: Rupiah Tembus ke Level Rp 15.200 Per Dolar AS Hingga Akhir Tahun

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin menyebutkan, rupiah bisa kembali melemah karena geopolitik di Rusia dan semenanjung Korea semakin memanas. Meskipun inflasi AS terkendali, The Fed masih memutuskan untuk melakukan pengetatan moneter. The Fed akan membawa bunga mencapai 4% pada awal November 2022.

Nanang memperkirakan, rupiah hari ini, Rabu (12/10), bergerak di rentang Rp 15.320-Rp 15.400. Prediksi Josua, rupiah akan melemah di rentang Rp 15.325-Rp 15.425 per dollar AS.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Makin Dalam, Eksportir Mendapat Untung?

 

Bagikan

Berita Terbaru

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:04 WIB

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar

 PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membagikan dividen interim sebesar Rp 30,75 miliar dari buku tahun 2026.

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara

Sekitar separuh menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) telah terhubung dengan jaringan serat optik. 

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%

Bisnis jasa manufaktur atau maklon untuk industri kosmetik turut menambah pundi-pundi PT Martina Berto Tbk (MBTO). 

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Yang ditakutkan pasar, temuan manipulasi bisa memengaruhi perlakuan MSCI dan FTSE tepat menjelang keputusan November mendatang.

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik

PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membidik volume produksi minyak sawit mentah tumbuh 31% di sepanjang tahun ini

Dihadang Bea Keluar, Ekspor Emas Indonesia Anjlok
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Dihadang Bea Keluar, Ekspor Emas Indonesia Anjlok

Prospek kinerja emiten sektor emas tetap solid karena harga emas masih bertahan di atas US$ 4.000 per ons troi.

Menakar Prospek GJTL di Tengah Rencana Bangun Pabrik Ban EV Senilai Rp 10 Triliun
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Menakar Prospek GJTL di Tengah Rencana Bangun Pabrik Ban EV Senilai Rp 10 Triliun

GJTL masih harus menghadapi persaingan dengan produsen ban asal China yang menawarkan harga lebih murah.​

Rupiah Masih Tertekan, Pasar Cermati MSCI an Data AS
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pasar Cermati MSCI an Data AS

 Sentimen risk-off di pasar keuangan domestik dan regional membuat investor cenderung mengurangi aset berisiko

Berkat Ekspor Produk Nikel, Kinerja HRUM Semakin Harum
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23 WIB

Berkat Ekspor Produk Nikel, Kinerja HRUM Semakin Harum

PT Harum Energy Tbk (HRUM) akan memperoleh tambahan sumber pendapatan dari segmen bisnis nikel berkat ekspor mixed hydroxide precipitate (MHP)

Akuisisi Hak Partisipasi Proyek Migas, MEDC Berharap Ngegas
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Akuisisi Hak Partisipasi Proyek Migas, MEDC Berharap Ngegas

Usai akuisisi hak partisipasi non-operator proyek migas di Kalimantan Timur, kinerja MEDC diproyeksikan meningkat.

INDEKS BERITA

Terpopuler