Perlawanan Benny Tjokro Terdakwa Korupsi Jiwasraya Melalui Tulisan-Tulisan Tangan

Senin, 29 Juni 2020 | 10:57 WIB
Perlawanan Benny Tjokro Terdakwa Korupsi Jiwasraya Melalui Tulisan-Tulisan Tangan
[ILUSTRASI. Terdakwa kasus dugaan korupsi dan pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2020). Tribunnews/Irwan Rismawan]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro) terdakwa kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) kembali meluapkan isi hatinya. Kali ini curhatan Benny Tjokro terkait keterlibatan Grup Bakrie pada kasus Jiwasraya.

Benny Tjokro membuat pernyataan terbaru yang ditulis dan diserahkan kepada Bob Hasan, salah seorang tim kuasa hukumnya.

Bob Hasan kepada KONTAN, Senin (29/6) menyatakan bahwa pernyataan tertulis itu diterimanya saat mendampingi Benny Tjokro, Jumat (26/6) pekan lalu di Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah isi tulisan Benny Tjokro bertajuk "Fakta Berita", yang diberikan kepada Bob Hasan.

Baca Juga: Perjanjian Perdamaian Benny Tjokro & Nasabah Dinyatakan Sah dan Mengikat oleh Hakim

Fakta Berita

Saya berbicara ada dasarnya. Waktu diperiksa di Kejagung dan BPK, para penyidik (jumlahnya banyak) membuka dan menunjukkan data di depan saya.

Dari kejadian tersebut saya baru tahu bahwa saham saham Grup Bakrie sangat banyak dan diperoleh dengan harga jauh lebih tinggi.

Kemudian saya juga mengecek kebenarannya setiap ketemu terdakwa, pengurus-pengurus Jiwasraya. Jawabannya: Benar bahwa Jiwasraya banyak membeli/bertransaksi saham-saham Grup Bakrie terutama sebelum 2008.

Ketemu para terdakwa, pengurus-pengurus Jiwasraya terjadi setiap ada penjemputan (di perjalanan), di tahanan PN saat menunggu sidang di PN Jakarta Pusat, dan saat diperiksa di BPK.

Mengenai bapak Hexana tidak menyebut kepemilikan saham-saham Grup Bakrie (meski jumlahnya sangat besar) waktu di Panja, jawabannya hanya ada dua kemungkinan:

1. Pak Hexana sangat bodoh, sehingga menjabat setahun lebih tidak tahu isi perut reksadana milik Jiwasraya (rasanya tidak mungkin).

2. Melindungi pelaku dengan cara cari kambing hitam (siapa yang menyuruh?).

Baca Juga: Benny Tjokro merasa jadi korban ketidakadilan dalam kasus Jiwasraya, kenapa?

Sebelumnya, Benny Tjokro juga sempat menulis surat terkait kasus Jiwasraya, bertajuk "Rekayasa Dakwaan".

Berikut isi lengkap surat tersebut.

Rekayasa Dakwaan

Saya tidak pernah diajak meeting, bahkan ditelpon pun tidak pernah oleh manajemen Jiwasraya dan manajemen reksadana-reksadana Jiwasraya. Saya tidak kenal mereka dan tidak ada nama samaran sama sekali.

Bagaimana mungkin dengan kondisi seperti itu saya mengatur transaksi dari tahun 2008-2018 yang berjumlah belasan/puluhan triliun dan terjadi beribu-ribu kali? Bayangkan tanpa kontak sama sekali. Bisa juga dibuktikan dengan aliran dana.

Sangat jelas rekayasa menempelkan nama BT dan Hanson supaya bisa merampas aset BT dan perusahaan Tbk bernama Hanson.

Bagikan

Berita Terbaru

Saham SRAJ Terbang Melawan Gerak IHSG, Pendapatan Diprediksi Naik 20% di Tahun 2026
| Minggu, 24 Mei 2026 | 19:54 WIB

Saham SRAJ Terbang Melawan Gerak IHSG, Pendapatan Diprediksi Naik 20% di Tahun 2026

SRAJ telah menetapkan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun 2026 lebih dari 20% YoY menjadi Rp 3,19 triliun.

BI-Rate Naik Berdampak ke Cicilan KPR, Cek Tiga Fasilitas Meringankan Buat Nasabah
| Minggu, 24 Mei 2026 | 10:52 WIB

BI-Rate Naik Berdampak ke Cicilan KPR, Cek Tiga Fasilitas Meringankan Buat Nasabah

Kenaikan bunga KPR menjadi pukulan ganda buat nasabah yang sudah terhimpit kenaikan harga berbagai kebutuhan untuk keperluan hidup sehari-hari.

Saham IRSX Anjlok 29% dalam Sepekan, Momentum Piala Dunia 2026 Gagal Jadi Penyelamat
| Minggu, 24 Mei 2026 | 09:05 WIB

Saham IRSX Anjlok 29% dalam Sepekan, Momentum Piala Dunia 2026 Gagal Jadi Penyelamat

TVRI menggandeng PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) sebagai platform resmi layanan streaming digital melalui aplikasi FolaPlay.

Cara CIMB Niaga Memangkas Jejak Karbon Lewat Layanan di Gawai
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:15 WIB

Cara CIMB Niaga Memangkas Jejak Karbon Lewat Layanan di Gawai

PT Bank CIMB Niaga Tbk menjadikan digitalisasi layanan sebagai strategi menekan biaya operasional dan jejak karbon. 

Rencana Lama Pembatasan BBM Subsidi yang Tak Pernah Terlaksana, Hidup Lagi
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:10 WIB

Rencana Lama Pembatasan BBM Subsidi yang Tak Pernah Terlaksana, Hidup Lagi

Pemerintah berencana membatasi pembelian BBM subsidi Biosolar dan Pertalite berdasarkan jenis dan kapasitas mesin kendaraan. Tahapnya?

Taruhan Integritas
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:10 WIB

Taruhan Integritas

Tantangan terbesar BUMN baru ini, bukan pada regulasi yang mendukung, tapi lebih pada integritas dan kompetensi mereka yang akan menjalankannya.

Strategi Melepas Ketergantungan dari LPG Impor, dari CNG sampai DME
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05 WIB

Strategi Melepas Ketergantungan dari LPG Impor, dari CNG sampai DME

Pemerintah berencana memanfaatkan CNG sebagai substitusi LPG. Selain itu, ada proyek jargas rumahtangga dan DME batubara. Mana lebih baik?​

Penting! Jangan FOMO Investasi Kripto, Pelajari Fundamentalnya
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:00 WIB

Penting! Jangan FOMO Investasi Kripto, Pelajari Fundamentalnya

Membeli aset secara rutin dengan strategi DCA bisa jadi kunci. Pahami cara mengelola risiko volatilitas dan potensi pertumbuhan jangka panjang

Lepas Landas Menuju Penerbangan Berkelanjutan
| Minggu, 24 Mei 2026 | 06:00 WIB

Lepas Landas Menuju Penerbangan Berkelanjutan

Indonesia memasuki babak baru pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Mulai 2027, mandatori implementasi pencampuran SAF 1%.

Imbas Kurs Naik, Harga Produk Elektronik Ikutan Melejit
| Minggu, 24 Mei 2026 | 05:50 WIB

Imbas Kurs Naik, Harga Produk Elektronik Ikutan Melejit

Kenaikan harga bahan baku impor dan pelemahan rupiah memaksa produsen elektronik menaikkan harga jual saagt daya beli melemah.

INDEKS BERITA

Terpopuler