Pernyataan Gubernur Bank Indonesia Bikin Rupiah Sedikit Tenang

Jumat, 23 Juli 2021 | 05:05 WIB
Pernyataan Gubernur Bank Indonesia Bikin Rupiah Sedikit Tenang
[]
Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memberi pengaruh positif bagi rupiah Jumat (22/7).

Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C Permana menyebut, pernyataan Gubernur BI Perry membuat rupiah menguat dalam jangka pendek. Perry mengatakan, arah kebijakan moneter bank sentral saat ini difokuskan untuk mendukung pertumbuhan, menjaga stabilitas dan membawa optimisme menuju perbaikan ekonomi RI. 
Bank Indonesia  memastikan bunga dijaga tetap di level rendah. 

Sementara data initial jobless claim yang akan dirilis pada Kamis juga meningkat. Hari ini, rilis data AS yang akan ditunggu adalah markit manufacturing PMI yang diperkirakan naik. 

Baca Juga: Gubernur BI tegaskan seluruh kebijakan bank sentral pada 2021 akan pro growth

Presiden Komisioner HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo menilai, konsentrasi pasar masih tertuju pada perkembangan Covid-19 dan vaksinasi. Dia memproyeksikan, rupiah Jumat (23/7) di Rp 14.445-Rp 14.500. Kalau Fikri memperkirakan, rupiah di Rp 14.350 - Rp 14.550. 

Kamis (22/7), rupiah di pasar spot menguat 0,41%, ke Rp 14.482,5. Sedangkan kurs Jisdor rupiah menguat 0,32% ke Rp 14.508 per dollar AS

Bagikan

Berita Terbaru

Rupiah Menguat, Data AS Jadi Penentu Pergerakan Berikutnya
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:51 WIB

Rupiah Menguat, Data AS Jadi Penentu Pergerakan Berikutnya

Pendorong rupiah adalah pelemahan indeks dolar AS dan meredanya kekhawatiran konflik di Timur Tengah, yang kemudian ikut menurunkan harga minyak

Nasabah Semakin Minati KPR Syariah
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:50 WIB

Nasabah Semakin Minati KPR Syariah

KPR take over ke bank syariah meningkat, didorong kebutuhan nasabah akan cicilan yang lebih pasti di tengah kenaikan bunga floating

IHSG Anjlok Sepanjang September, Mampukah Rebound di Bulan Oktober?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:45 WIB

IHSG Anjlok Sepanjang September, Mampukah Rebound di Bulan Oktober?

 Arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan dibayangi pelemahan rupiah, tingginya yield US Treasury, dan tekanan jual investor asing

Aturan Kontraktor Afiliasi Diperketat, Bagaimana Nasib Kontrak Lama Emiten Tambang?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:42 WIB

Aturan Kontraktor Afiliasi Diperketat, Bagaimana Nasib Kontrak Lama Emiten Tambang?

Market masih melakukan re-pricing terkait potensi kenaikan biaya tambang, perubahan margin, dan hilangnya efisiensi dari internal mining services.

Data Center Buka Ladang Asuransi
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Data Center Buka Ladang Asuransi

Peluang asuransi terbuka di properti hingga risiko usaha.                                               

Strategi Selektif Ekspansi Bank Milik Investor Asing
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Strategi Selektif Ekspansi Bank Milik Investor Asing

Bank milik investor asing tetap ekspansif, namun menerapkan strategi selektif melalui penguatan ekosistem bisnis dan diversifikasi portofolio 

Skenario Terburuk IHSG di Oktober bisa ke 5.400, Level 6.000 Jadi Benteng Terakhir
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:26 WIB

Skenario Terburuk IHSG di Oktober bisa ke 5.400, Level 6.000 Jadi Benteng Terakhir

Secara historis IHSG menguat pada Oktober dalam lima dari enam tahun terakhir, dengan rata-rata kenaikan 1,69%.

Produksi dan Harga Memoles Kinerja, Simak Rekomendasi Saham Medco Energi (MEDC)
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24 WIB

Produksi dan Harga Memoles Kinerja, Simak Rekomendasi Saham Medco Energi (MEDC)

Harga jual migas yang lebih tinggi mendorong kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tahun ini

Menakar Daya Tarik Aset-Aset Rupiah di Tengah Perubahan Strategi BI
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:22 WIB

Menakar Daya Tarik Aset-Aset Rupiah di Tengah Perubahan Strategi BI

Dampak perubahan strategi BI terhadap pasar surat utang cenderung netral hingga positif selama volatilitas rupiah tetap terkendali.

TMMIN Buka Peluang Ekspor Mobil Veloz Hybrid ke Pasar Global
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:00 WIB

TMMIN Buka Peluang Ekspor Mobil Veloz Hybrid ke Pasar Global

Kendati demikian, realisasi ekspor tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik pasar tujuan.​

INDEKS BERITA

Terpopuler