Berita Ekonomi

Perpres 27/2021 Tidak Menjawab Tantangan Ketidakefisienan Industri Angkutan Kapal

Kamis, 29 April 2021 | 07:49 WIB
Perpres 27/2021 Tidak Menjawab Tantangan Ketidakefisienan Industri Angkutan Kapal

ILUSTRASI. Tidak seimbangnya muatan berangkat dengan muatan balik ke 3TP masih menjadi kendala industri perkapalan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak seimbangnya muatan berangkat dengan muatan balik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) masih menjadi kendala pelaku usaha perkapalan. Adapun Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 tahun 2021 kemungkinan juga tidak akan signifikan menjawab kendala yang menyebabkan bisnis perkapalan.

Ketidakseimbangan muatan berangkat dan muatan balik terutama terjadi di wilayah Indonesia timur. Penyebabnya adalah pembangunan yang selama ini tidak merata. "Ketidakseimbangan muatan balik tersebut mengakibatkan biaya operasional transportasi laut menjadi tidak efisien," ujar Ketua Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto kepada KONTAN, Selasa (27/4).


Baca juga