Plesiran Balas Dendam

Senin, 11 April 2022 | 08:00 WIB
Plesiran Balas Dendam
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus Covid-19 di sejumlah negara mulai reda. Kondisi ini menyebabkan pemerintah setempat memberlakukan pelonggaran-pelonggaran aktivitas masyarakat pertama.

Di Korea Selatan, pelonggaran kegiatan masyarakat menimbulkan fenomena baru yakni "perjalanan balas dendam". Apa itu? Jadi, warga Korea Selatan menyambut  pelonggaran aturan perjalanan dengan memanfaatkan momen tersebut untuk traveling atau berwisata.

Fenomena inilah yang kemudian disebut sebagai perjalanan balas dendam.

Fenomena serupa terjadi di Indonesia.  Pengumuman Presiden Joko Widodo (Jokowi) membolehkan mudik pada tahun ini, bak oase di tengah padang pasir. Masyarakat menyambut gembira kebijakan ini, kendati pemerintah memberlakukan sejumlah persyaratan.

Kementerian Perhubungan memperkirakan, jumlah pemudik pada Lebaran 2022 meningkat menjadi 85,5 juta orang. Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, dari 85,5 juta orang tersebut, sebanyak 14,3 juta di antaranya merupakan berasal dari Jabodetabek.

"Bisa dimaklumi karena sudah dua tahun terakhir ini mudik tidak diperbolehkan dan tentu banyak masyarakat yang sudah rindu kampung halaman. Ini yang kemudian diprediksi animo untuk melaksanakan perjalanan mudik akan sangat meningkat," ujarnya.

Melihat tingginya jumlah pemudik ini, pemerintah harus melakukan sejumlah antisipasi. Salah satunya, dengan memberlakukan syarat wajib vaksin booster bagi yang ingin mudik. Ini dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa orang yang melakukan mobilitas mudik tidak memiliki potensi besar terpapar atau memaparkan virus.

Apalagi, ada peringatan dari epidemiolog bahwa kasus Covid-19 di Indonesia berpotensi melonjak lagi pasca Lebaran. Pasalnya, 20% penduduk di Indonesia belum memiliki kekebalan.

Epidemiolog Dicky Budiman bahkan memprediksi, potensi lonjakan kasus usai masa mudik Lebaran tahun ini dapat terjadi sekitar dua minggu sampai satu bulan. Jika tidak diantisipasi dengan baik, maka ada kemungkinan situasinya semakin memburuk.

Pemerintah harus mengawasi dengan tegas syarat perjalanan yang ada. Selain itu, pemerintah harus bisa mengurai keramaian yang tujuan pemudik. Di sisi lain, masyarakat harus patuh terhadap aturan.

Prokes harus tetap dijalankan. Dengan tetap waspada pandemi, mudah-mudahan, perjalanan balas dendam kali ini berujung positif.

Bagikan

Berita Terbaru

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen

WIKON diajukan PKPU oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW), sedangkan PTPP diajukan PKPU oleh PT Sinergi Karya Sejahtera.

 Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin

BPJS Kesehatan tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan PBI JK karena menjadi kewenangan Kemensos

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:58 WIB

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah

Danantara melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia. Total nilai mencapai US$ 7 miliar. 

 Revolusi Melalui Teladan
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:56 WIB

Revolusi Melalui Teladan

Perjalanan karier Joao Angelo De Sousa Mota dari dunia konstruksi ke pertanian, hingga menjadi Dirut Agrinas

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:37 WIB

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek

Jika pemangkasan outlook membuat tekanan terhadap pasar SBN berlanjut dan mempengaruhi nilai tukar rupiah, maka imbal hasil berisiko naik

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:28 WIB

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah

Penerbitan global bond oleh pemerintah belum mampu menyokong cadangan devisa Indonesia              

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:25 WIB

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah

Prospek industri multifinance diperkirakan akan lebih cerah tahun ini setelah tertekan pada 2025.​ Piutang pembiayaan diprediksi tumbuh 6%-8%

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:05 WIB

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim

Ilmu pengetahuan kini sudah bisa menjadi penghubung antara adanya emisi gas rumah kaca dan bencana alam.

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB

Nasib Kripto 2026: Level Krusial Ini Tentukan Arah Harga Bitcoin

Bitcoin anjlok lebih dari 50% dari ATH, Ethereum senasib. Pahami risiko likuidasi massal dan hindari kerugian lebih parah.

BSI Targetkan Kinerja 2026 Tumbuh Dua Digit
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB

BSI Targetkan Kinerja 2026 Tumbuh Dua Digit

BSI berhasil mencetak kinerja positif sepanjang 2025. Bank berkode saham BRIS ini mengantongi laba bersih Rp 7,56 triliun, naik 8,02% YoY

INDEKS BERITA

Terpopuler