Politisasi Bantuan Sosial

JAKARTA. Ekonomi Indonesia tak pernah lepas dari kebijakan bantuan sosial (bansos). Ide besarnya adalah untuk melindungi masyarakat miskin dari risiko sosial dengan mendistribusikan bantuan berupa uang atau barang. Sumber dananya dari pemerintah pusat dan daerah, bisa juga dari organisasi politik, keagamaan, kemasyarakatan atau individu.
Bansos yang berasal dari anggaran pemerintah juga bisa dilihat sebagai upaya pemerataan ekonomi. Melalui redistribusi pendapatan dari kelompok dan individu yang secara ekonomi lebih mampu kepada masyakarat yang kekurangan.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan