KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor hingga semester I, secara industri masih mengalami koreksi. Penjualan kendaraan bermotor yang mulai tumbuh di periode itu belum mampu mendongkrak kinerja premi lini bisnis ini.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), premi asuransi kendaraan bermotor masih mengalami koreksi 5,2% year-on-year (yoy) menjadi Rp 7,40 triliun di semester pertama. Padahal, lini ini merupakan kontributor terbesar bagi asuransi umum, dengan porsi hingga 19%.
