Profit Taking Saham AI Picu Rotasi Dana Asing
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Reli saham-saham kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang selama ini menjadi motor penggerak bursa Asia mulai kehilangan tenaga. Usai melonjak tajam sepanjang semester I-2026, investor asing ramai-ramai melakukan aksi ambil untung (profit taking) di saham-saham teknologi, terutama produsen chip di Korea Selatan dan Taiwan.
Aksi jual tersebut berpotensi memicu rotasi dana investor global ke pasar-pasar yang valuasinya masih lebih murah, termasuk Indonesia. Mengutip Reuters, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar US$ 137,36 miliar di pasar saham Korea Selatan, Taiwan, India, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina sepanjang semester I-2026 (lihat tabel). Nilai tersebut menjadi arus keluar enam bulanan terbesar sejak 2010.
Baca Juga: Saham Blue Chip Diskon Besar, Tetap Cermati Jebakan Value Trap!
