Proyek Strategis Nasional (PSN) Memicu Peningkatan Konflik Agraria

Selasa, 16 Januari 2024 | 07:29 WIB
Proyek Strategis Nasional (PSN) Memicu Peningkatan Konflik Agraria
[ILUSTRASI. Warga mengunakan kendaraan roda empat melintas di dekat lahan yang rencananya akan dijadikan tempat relokasi warga di Tanjung Banon, Sembulang, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (27/9/2023). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/TOM.]
Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek strategis nasional (PSN) menyumbang letupan konflik agraria di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat selama periode tahun 2020-2023, konflik agraria yang disebabkan oleh proyek strategis telah mencapai 115 kasus di tanah seluas 516.409 hektare (ha) yang berdampak pada 85.555 kepala keluarga (KK). 

"Sejak 2021, KPA sudah menyatakan PSN ini adalah skema pembangunan yang menjadi alat perampasan secara nasional atau land grabing secara masif," ungkap Sekretaris Jenderal KPA, Dewi Kartika, Senin (15/1). 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:39 WIB

Anomali Angka Pertumbuhan Ekonomi

Tiga komponen pengeluaran dengan total kontribusi 90% terhadap PDB tercatat melambat                

Mengukur Daya Ungkit Anak Usaha Bank Besar
| Jumat, 06 November 2026 | 05:35 WIB

Mengukur Daya Ungkit Anak Usaha Bank Besar

Anak usaha menjadi penopang sekaligus tantangan bagi bank besar, dengan kontribusi laba yang beragam terhadap kinerja grup.

Kelas Menengah Belum Menikmati Pertumbuhan Ekonomi Tinggi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:33 WIB

Kelas Menengah Belum Menikmati Pertumbuhan Ekonomi Tinggi

BPS mencatat ekonomi kuartal III-2026 tumbuh 5,47% secara tahunan, lebih tinggi dibanding pertumbuhan di kuartal sebelumnya

Alasan KB Bank Tunda Penerbitan Global Bond
| Jumat, 06 November 2026 | 05:30 WIB

Alasan KB Bank Tunda Penerbitan Global Bond

KB Bank menunda penerbitan obligasi dolar AS di tengah ketidakpastian pasar dan tingginya biaya pendanaan.

Produksi Minyak Sawit CSRA Menanjak 65,5% di Kuartal III Tahun Ini
| Jumat, 06 November 2026 | 05:25 WIB

Produksi Minyak Sawit CSRA Menanjak 65,5% di Kuartal III Tahun Ini

Produksi kernel CSRA juga meningkat menjadi 26.373 ton per akhir kuartal III-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 15.616 ton. 

Risiko Kredit UMKM Masih Tinggi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:25 WIB

Risiko Kredit UMKM Masih Tinggi

Meski mulai turun tipis, rasio NPL UMKM masih tinggi di tengah tekanan daya beli dan belum pulihnya arus kas pelaku usaha.

Kredit Macet Fintech Tembus Batas Aman
| Jumat, 06 November 2026 | 05:20 WIB

Kredit Macet Fintech Tembus Batas Aman

Industri fintech lending mengakhiri kuartal III-2026 dengan tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) di angka 5,36%. 

Melesat di Atas 5.000, Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (6/11)
| Jumat, 06 November 2026 | 04:50 WIB

Melesat di Atas 5.000, Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (6/11)

IHSG masih tercatat turun 1,33% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 41,83%.

Industri Asuransi Syariah Berhasil Tekan Rasio Klaim
| Jumat, 06 November 2026 | 04:25 WIB

Industri Asuransi Syariah Berhasil Tekan Rasio Klaim

Rasio klaim asuransi jiwa syariah tercatat menyusut dari 83,23% pada Agustus 2025, menjadi sebesar 72,78% pada bulan Agustus tahun ini.

Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) Intip Peluang Bisnis di Tahun Depan
| Jumat, 06 November 2026 | 04:20 WIB

Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) Intip Peluang Bisnis di Tahun Depan

BEST akan terus memprioritaskan kesiapan infrastruktur dan utilitas kawasan, terutama untuk mengakomodasi kebutuhan segmen bisnis pusat data.

INDEKS BERITA