Proyeksi IHSG: Ditopang Meredanya Perang Dagang

Selasa, 15 Oktober 2019 | 05:44 WIB
Proyeksi IHSG: Ditopang Meredanya Perang Dagang
[ILUSTRASI. Papan elektronik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG hari ini, Selasa (15/10) diperkirakan akan menguat. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/09/2019]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan penguatan 0,35% menjadi 6.126,88 pada Senin (14/10).

Pada hari ini, peluang penguatan bagi IHSG masih terbuka.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji melihat, penguatan IHSG dipengaruhi oleh sentimen meredanya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China. Pasar juga berspekulasi mengenai penurunan bunga acuan bank sentral AS, The Federal Reserve.

Baca Juga: Duh, Perlambatan China Makin Menekan Ekonomi RI premium

Sedangkan Head of Research Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengamati, penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan harga saham ISAT hingga 13,43% setelah Presiden Jokowi meresmikan tahap akhir jaringan optik. Kemarin, saham perbankan dan konsumer juga ikut mendorong IHSG.

Menurut Lanjar, pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi data inflasi China. Investor juga akan menantikan pertemuan IMF dan Bank Dunia yang membahas pembangunan ekonomi dan keuangan.

Baca Juga: China ingin berbicara lebih banyak sebelum menandatangani kesepakatan dengan AS

Lanjar memproyeksikan, IHSG akan menguat dengan range 6.080–6.170.Sedangkan Nafan memperkirakan, IHSG terkoreksi dengan support di level 6.023–6.105 dan resistance di level 6.169–6.196. Pasar akan memperhatikan data neraca dagang Indonesia, sentimen no deal Brexit, serta perang dagang AS dan Eropa.

Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre
| Sabtu, 29 November 2025 | 19:56 WIB

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre

Pelajari saham-saham IPO BEI 2025 yang menguat signifikan seperti COIN (3.470%) dan RATU. Intip potensi RLCO dan Super Bank (SUPA).

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia
| Sabtu, 29 November 2025 | 16:50 WIB

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia

Tity Antonius Auwyang, insinyur sipil, sukses membangun Sony Trading Australia, mendistribusikan ribuan produk Indonesia ke pasar Australia.

Tips Investasi Ala Direktur OCBC The Ka Jit: Jangan Tergoda Ambil Untung Cepat
| Sabtu, 29 November 2025 | 14:36 WIB

Tips Investasi Ala Direktur OCBC The Ka Jit: Jangan Tergoda Ambil Untung Cepat

Mengintip strategi investasi dan portofolio pribadi Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), The Ka Jit

Astra Graphia (ASGR) Mengincar Peluang Bisnis Solusi Teknologi
| Sabtu, 29 November 2025 | 14:25 WIB

Astra Graphia (ASGR) Mengincar Peluang Bisnis Solusi Teknologi

Mengupas rencana bisnis PT Astra Graphia Tbk (ASGR) yang tengah memperkuat bisnis solusi teknologi lewat anak usahanya

Fiskal Ngegas, Menkeu Minta Moneter Longgar
| Sabtu, 29 November 2025 | 09:02 WIB

Fiskal Ngegas, Menkeu Minta Moneter Longgar

Menteri Keuangan menilai fiskal masih menjadi pendorong utama ekonomi dan meminta bank sentral melonggarkan moneternya

Reformasi Bea Cukai demi Menutup Kebocoran Ratusan Triliun Rupiah
| Sabtu, 29 November 2025 | 08:51 WIB

Reformasi Bea Cukai demi Menutup Kebocoran Ratusan Triliun Rupiah

Maraknya praktik underinvoicing dalam ekspor-impor mengindikasikan bahwa ukuran shadow economy di Indonesia masih besar

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Menyemai Inovasi di Setiap Kebijakan

Indonesia ternyata kekurangan terkait strategi pengembangan kebijakan yang berbasis pada dampak yang dihasilkan.​

Aroma Neo Orde Baru
| Sabtu, 29 November 2025 | 07:05 WIB

Aroma Neo Orde Baru

Menyerahkan kembali fungsi pemeriksaan kepada entitas asing merupakan bentuk pertaruhan kedaulatan yang nekat.

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi
| Sabtu, 29 November 2025 | 06:10 WIB

IHSG Sepekan Menguat 1,12% di Akhir November, Saham-Saham Ini Naik Paling Tinggi

Pada periode 24-28 November 2025, IHSG mengakumulasi kenaikan 1,12%. IHSG ditutup pada 8.508,71 pada perdagangan terakhir, Jumat (28/11). 

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026
| Sabtu, 29 November 2025 | 05:25 WIB

Target Kontrak Baru Wijaya Karya Gedung (WEGE) Rp 3 Triliun di Tahun 2026

WEGE mulai menerapkan pendekatan bisnis dengan menggandeng mitra strategis untuk menggarap sebuah proyek baru.

INDEKS BERITA

Terpopuler