Proyeksi IHSG: Menguji Support Baru

Selasa, 24 Maret 2020 | 05:16 WIB
Proyeksi IHSG: Menguji Support Baru
[ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan sesi awal di level 4.099,09, turun 5,33 persen atau 231,584 ]
Reporter: Benedicta Prima | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya tutup di bawah level 4.0000.

Kemarin, Senin (23/3), IHSG ditutup melemah 4,9% ke level 3.989,52. Bila dihitung sejak awal tahun, IHSG telah turun 36,03%.

Baca Juga: Abaikan stimulus The Fed, Wall Street dan Dow Jones kompak turun

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, karena sudah tembus ke bawah 4.000, IHSG diperkirakan masih melanjutkan pelemahan hari ini. IHSG diperkirakan menguji support baru di rentang 3.880-3.900 dengan resistance 4.100 dan pivot di 4.000.

Pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen negatif wabah Covid-19. Kemarin, kurs rupiah juga mengalami pelemahan. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) turun menjadi Rp 16.575 atau melemah 3,85%. "Pergerakan nilai tukar rupiah bisa menjadi penentu pergerakan IHSG," ujar Valdy, Senin (23/3).

Baca Juga: Corona Mewabah, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bakal Merevisi Target Premi

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga menilai sentimen penyebaran virus corona masih menekan IHSG. Ini menyusul lockdown di sejumlah kota besar di dunia serta potensi koreksi di bursa global.

Karena itu, IHSG masih sulit menguat. "Kami perkirakan IHSG cenderung terkoreksi, terlebih bila break pada level 3.918," kata Herditya. Dia memprediksi IHSG akan bergerak dengan kisaran 3.850-4.300.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Cuaca Dingin Dorong Gas Alam Melejit, Batubara Stagnan: Ada Apa?
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:15 WIB

Cuaca Dingin Dorong Gas Alam Melejit, Batubara Stagnan: Ada Apa?

Harga gas alam naik 70% dalam sepekan akibat gelombang dingin ekstrem. Ini alasan mengapa batubara justru tertahan di tengah musim dingin

Tenaga Kerja Jadi KPI
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:10 WIB

Tenaga Kerja Jadi KPI

Coba ingat-ingat, pidato atau narasi pejabat siapa yang berfokus pada pengangguran atau ketersediaan lapangan kerja?

Akibat Cuaca Ekstrem, Pendapayan Nelayan Anjlok Hingga 50%
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:03 WIB

Akibat Cuaca Ekstrem, Pendapayan Nelayan Anjlok Hingga 50%

Cuaca ekstrem di awal tahun ini memiliki dampak yang lebih signifikan dibandingkan kejadian serupa di tahun-tahun sebelumnya.

ARPU Tertekan, Saham Telekomunikasi Tetap Menarik? Ini Kata Analis
| Senin, 26 Januari 2026 | 06:00 WIB

ARPU Tertekan, Saham Telekomunikasi Tetap Menarik? Ini Kata Analis

Penetrasi fixed broadband Indonesia jauh di bawah negara tetangga. DBS melihat potensi pertumbuhan, namun persaingan ketat bisa menekan ARPU. 

Penjajakan Investasi Danantara di Davos Menuai Atensi
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:20 WIB

Penjajakan Investasi Danantara di Davos Menuai Atensi

Danantara sudah meneken perjanjian kerjasama investasi dengan Kerajaan Hashemite Yordania serta pembicaraan lebih lanjut dengan Apple.

Multi Medika (MMIX) Optimalkan Segmen Baby Care
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:20 WIB

Multi Medika (MMIX) Optimalkan Segmen Baby Care

Fokus ke segmen baby care dilakukan perseroan lantaran melihat kontribusinya yang signifikan ke pendapatan perseroan pada 2025.

Ada 300 Penambang Belum Ajukan RKAB 2026
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:20 WIB

Ada 300 Penambang Belum Ajukan RKAB 2026

Kementerian ESDM mengungkapkan masih terdapat 300 perusahaan tambang, khususnya sektor batubara yang belum mengajukan RKAB.​

Pemerintah Buka Opsi Revitalisasi Kilang Dumai
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:15 WIB

Pemerintah Buka Opsi Revitalisasi Kilang Dumai

Kapasitas produksi Kilang Minyak Dumai bisa mencapai 270.000 barel per hari untuk menopang produksi minyak dalam negeri.

Pembiayaan Haji 2026 Mayoritas Valuta Asing
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:05 WIB

Pembiayaan Haji 2026 Mayoritas Valuta Asing

BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) sudah menyediakan dana Rp 18 triliun-Rp 20 triliun untuk pembiayaan haji tahun ini

Bali Mulai Menyaring Investasi Asing Berkualitas
| Senin, 26 Januari 2026 | 05:00 WIB

Bali Mulai Menyaring Investasi Asing Berkualitas

Pemprov Bali  memperketat arus investasi asing  mulai Januari 2026 untuk memastikan modal asing yang masuk tidak menggerus usaha lokal.​

INDEKS BERITA

Terpopuler