Berita

Reksadana dan Unitlink Beradu Imbal Hasil

Rabu, 11 September 2019 | 06:28 WIB

ILUSTRASI. Reksadana dan unilink beradu imbal hasil

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja reksadana maupun unitlink bersaing di tahun ini.

Kendati demikian, kedua jenis instrumen tetap dapat menjadi pilihan yang menarik, asalkan sesuai dengan karakter dan kebutuhannya masing-masing.

Hingga Agustus lalu, kinerja terbaik dari dua jenis investasi ini masih dipegang oleh reksadana pendapatan tetap.

Kinerja rata-rata reksadana ini yang nampak pada Infovesta Fixed Income Fund Index 90 mencapai 7,43% secara year to date (ytd).

Tetapi perlu diingat, mulai bulan Agustus, Infovesta Utama menggunakan metode baru. Kini, indeks reksadana hanya menghitung rata-rata 90% dari populasi reksadana dengan mengeluarkan 5% masing-masing reksadana berkinerja tertinggi dan terendah.

Namun, jika Anda berinvestasi pada sektor saham, bersiap-siaplah gigit jari. Kinerja rata-rata reksadana saham di Infovesta Equity Fund Index terkoreksi 3,85% (ytd). Padahal, unitlink berbasis saham malah memberi imbalan menawan. 

Infovesta Equity Unit Linked Index yang menjadi acuan kinerja rata-rata unitlink saham tumbuh 4,39% (ytd). 

Head of Research & Consulting Service Infovesta Utama Edbert Suryajaya bilang, secara umum kinerja reksadana saham maupun unitlink saham sama-sama terpapar kondisi pasar.

Ketika volatilitas pasar saham meningkat akibat sentimen eksternal, semua investasi berbasis saham dalam tekanan.

Hanya saja, mayoritas produk reksadana saham yang beredar cenderung memiliki kinerja yang bervariasi.

Baca Juga: Wow, Reksadana Saham Syariah Offshore Cetak Return Positif Saat Ekonomi Global Lesu

Ada beberapa produk yang bisa menghasilkan return jauh di atas IHSG dan ada pula sebaliknya.

Kondisi ini tercipta lantaran beberapa manajer investasi mengelola reksadana saham secara agresif dengan tujuan mengalahkan indeks.

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Dimas Andi
Editor: Herry Prasetyo

IHSG
6.231,47
0.21%
-13,00
LQ45
980,77
0.21%
-2,03
USD/IDR
14.085
-0,10
EMAS
756.000
0,53%

Baca juga