Rencana Private Placement Wintermar Offshore Menggiring Harga WINS Menembus Rekor

Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:15 WIB
Rencana Private Placement Wintermar Offshore Menggiring Harga WINS Menembus Rekor
[ILUSTRASI. Logo perusahaan PT Wintermar Offshore Marine Tbk. Emiten berkode saham WINS ini berencana menggelar private placement dan menerbitkan maksimal 415 juta lembar saham. DOK/WINS]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) berencana melakukan penambahan modal dengan skema private placement.

Sentimen private placement tersebut ditengarai menjadi sumbu kenaikan harga saham WINS hingga terus menyundul rekor tertinggi.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (18/, harga saham WINS sudah melejit +18,25% ke Rp 162 per saham.

Dus, sejauh ini harga saham WINS semakin memantapkan posisinya di level tertinggi, paling tidak sejak setahun terakhir. Sementara gelombang kenaikan harga saham yang terbaru, berlangsung sejak 6 Agustus 2021.

 

 

Wintermar Offshore Marine memang berencana untuk menggelar private placement dengan menerbitkan 415 juta lembar, setara 9,58% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Sebanyak 15 juta lembar diantaranya dialokasikan untuk program kepemilikan saham manajemen dan karyawan.

Baca Juga: Harga Saham Sejumlah Emiten Terkerek Rencana Aksi Rights Issue

 

Dana yang diperoleh akan dipakai rencana pengembangan kegiatan usaha WINS seperti modal kerja. 

Berbekal dana ini, manajemen Wintermar juga bisa memanfaatkan peluang yang tiba-tiba untuk berinvestasi pada proyek atau aset tanpa harus bergantung pada pinjaman, yang membutuhkan waktu untuk memprosesnya.

Namun rencana pasti penggunaan dana hasil penambahan modal belum ditentukan. 

"Hal ini dikarenakan perseroan sedang dipertimbangkan beberapa opsi untuk penggunaan dana hasil penambahan modal ini, tulis manajemen PT Wintermar Offshore Marine Tbk dalam keterbukaan informasi, Rabu (18/8).

Baca Juga: Adhi Karya Menerima Pembayaran LRT Jabodebek Sebesar Rp 520,5 Miliar

Untuk memuluskan agenda Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), PT Wintermar Offshore Marine Tbk, akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Jika disetujui, penambahan modal akan digelar dua tahun sejak RUPS persetujuan penambahan modal.

Dus, WINS belum menentukan pada harga berapa private placement akan dilangsungkan. Hingga saat ini juga belum ada kepastian soal siapa investor yang akan masuk ke WINS.

Yang jelas, sesuai ketentuan BEI, harga pelaksanaan penambahan modal paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham WINS selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler, sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru hasil penambahan modal kepada BEI.

Halaman Selanjutnya

Ditopang pemulihan harga minyak >>>

Di dalam penjelasannya, manajemen WINS menyebut harga minyak sudah mulai pulih lagi pada tahun 2021, setelah mengalami penurunan lebih dari lima tahun. 

Pada tahun 2020 akibat merebaknya virus Covid-19 di seluruh dunia mengakibatkan adanya pembatasan mobilisasi antar negara.

Hal itu membuat permintaan minyak menurun, dan pada saat yang bersamaan berimbas pada kelebihan suplai minyak di pasar. 

Sejak awal 2021, seiring dengan adanya komitmen banyak negara untuk melaksanakan vaksin Covid-19, seluruh sektor bisnis sudah menggeliat dan berdampak pada kebutuhan minyak dunia.

"Kebangkitan harga minyak akan terjadi karena ada proyeksi kekurangan suplai minyak, oleh karena selama lima tahun sebelumnya hampir tidak ada investasi dalam ekplorasi minyak dan gas," kata manajemen WINS.

Baca Juga: Harga Minyak Tertahan Ekspektasi Pasokan Tidak Akan Meningkat 

SKK Migas juga sudah mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi migas pada tahun 2030 dengan tujuan mencapai 1 juta barrel per hari. 

Dus, indikasi dari harga minyak global dan peningkatan aktifitas pengeboran di Indonesia, dipandang sebagai waktu yang sangat baik bagi perseroan mengambil kesempatan untuk ekspansi bisnis lagi. 

Manajemen WINS menyebut saat ini tengah dalam pertimbangan atas berapa proyek yang sedang dalam perencanaan. 

Jika rencana tersebut dieksekusi, jangka waktu untuk investasi akan sangat singkat dan WINS harus dengan cepat memutuskan kalau ingin investasi. Inilah yang mendasari rencana penambahan modal WINS.

Selanjutnya: Memilah Tiga Skema Kemitraan Pertashop, Modal Mulai Rp 250 Juta Hingga Rp 500 Juta

 

Bagikan

Berita Terbaru

Gelontorkan Rp 265 Miliar untuk Anak Usaha, SRAJ Menanti Katalis Pendorong Kinerja
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gelontorkan Rp 265 Miliar untuk Anak Usaha, SRAJ Menanti Katalis Pendorong Kinerja

Tantangan utama SRAJ antara lain masih tingginya biaya operasional, termasuk biaya tenaga medis dan pemeliharaan fasilitas.

Aksi Jual Asing Bikin IHSG Terpuruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (1/10)
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Aksi Jual Asing Bikin IHSG Terpuruk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (1/10)

Arus keluar dana asing masih menjadi perhatian pelaku pasar. Tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar memengaruhi pergerakan IHSG.

Saham GOTO Melorot Tiga Hari Beruntun ke Rp 32, Antrean Jual Masih Mengular
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Saham GOTO Melorot Tiga Hari Beruntun ke Rp 32, Antrean Jual Masih Mengular

Saat ini risiko masih tinggi sehingga belum layak untuk memulai akumulasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Saham TLKM Kena Discount Risk Premium: Potensi Re-rating atau Risiko ke Rp 2.000?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Saham TLKM Kena Discount Risk Premium: Potensi Re-rating atau Risiko ke Rp 2.000?

Hingga ada kejelasan hasil investigasi Securities and Exchange Commission (SEC) dan DoJ, valuasi TLKM kemungkinan akan tetap mendapat discount.

Kendala Pasokan Batubara untuk Industri Semen
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Kendala Pasokan Batubara untuk Industri Semen

 Kondisi pasokan batubara untuk industri semen diklaim mulai membaik setelah sebelumnya mengalami kendala. 

WIKA Kebut Proyek Jalan Tol Akses Patimban Paket 4
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:55 WIB

WIKA Kebut Proyek Jalan Tol Akses Patimban Paket 4

Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, memiliki panjang 22,94 kilometer.

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:51 WIB

BI Catat Aliran Modal Asing Masuk US$ 131 Miliar

Arus modal asing yang masuk terutama ke pasar surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Mengincar Pendapatan Rp 2 Triliun
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:50 WIB

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Mengincar Pendapatan Rp 2 Triliun

Pendapatan CSRA pada semester I-2026 meningkat 65,1% menjadi Rp 1,23 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 745,01 miliar.

Tekan Fiskal, Insentif Pajak Perlu Evaluasi
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:44 WIB

Tekan Fiskal, Insentif Pajak Perlu Evaluasi

Belanja perpajakan tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp 576,4 triliun, naik 6,3% dari tahun lalu      

Bisnis Food & Nourishment Menambah Cuan Erajaya
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Bisnis Food & Nourishment Menambah Cuan Erajaya

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menggenjot bisnis kuliner, grocery hingga lifestyle melalui Erajaya Food & Nourishment

INDEKS BERITA

Terpopuler