Adhi Karya Menerima Pembayaran LRT Jabodebek Sebesar Rp 520,5 Miliar

Rabu, 18 Agustus 2021 | 08:38 WIB
Adhi Karya Menerima Pembayaran LRT Jabodebek Sebesar Rp 520,5 Miliar
[ILUSTRASI. Foto udara proyek perlintasan LRT Jabodebek dan Stasiun LRT Dukuh Atas di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2021). KONTAN/Fransiskus Simbolon]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah menerima realisasi pembayaran kedelapan untuk pekerjaan proyek LRT Jabodebek Fase I senilai Rp 520,5 miliar (termasuk PPN) dari pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Pembayaran ini dilakukan berdasarkan progres pekerjaan dari bulan Juli hingga September 2020. Demikian merujuk keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen ADHI pada Rabu (18/8).
 
Secara keseluruhan ADHI telah menerima pembayaran atas pembangunan prasarana LRT Jabodebek senilai Rp 13,8 triliun (termasuk PPN).

 

 

Pembayaran ini akan meningkatkan likuiditas dan memperkuat arus kas operasi ADHI yang juga mendukung penyelesaian pembangunan LRT Jabodebek Fase I. 

Kedepannya ADHI akan terus melakukan upaya percepatan pembayaran khususnya dari proyek-proyek besar untuk tetap menjaga postur keuangan ADHI semakin baik dan kuat.

Baca Juga: PPKM Masih Berlanjut, Namun Kapasitas Mal Lebih Longgar

Sampai dengan awal Agustus 2021, progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 86,57%. 

LRT Jabodebek direncanakan beroperasi pada pertengahan tahun 2022 dan diharapkan mampu menambah kemudahan aksesibilitas di area Jabodebek. 

Selain itu, dengan beroperasinya LRT Jabodebek membuka terciptanya one stop living lifestyle, dengan terpenuhinya kebutuhan transportasi dan akomodasi dalam satu kawasan. 

Konsep ini didukung oleh keberadaan anak usaha ADHI, PT Adhi Commuter Properti dengan menciptakannya kawasan Transit Oriented Development (TOD) atau kawasan hunian yang terintegrasi dengan stasiun-stasiun LRT Jabodebek.

Selanjutnya: Sinyal Kenaikan Cukai Rokok Menuai Protes

 

Bagikan

Berita Terbaru

Bos YB Sekuritas: Pentingnya Membangun Integritas dan Kepercayaan
| Sabtu, 19 September 2026 | 11:23 WIB

Bos YB Sekuritas: Pentingnya Membangun Integritas dan Kepercayaan

Integritas, kepercayaan, dan amanah itu harus dijaga. Karier saya dari bawah sampai ke sini karena saya menjaga kepercayaan yang sudah diberikan.

Taktik Memprioritaskan atau Menunda Tujuan Keuangan
| Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Taktik Memprioritaskan atau Menunda Tujuan Keuangan

Memiliki banyak tujuan finansial, hal yang wajar. Simak cara menentukan prioritas atau justru menunda tujuan keuangan!                 

Menangkap Peluang Cuan dari Mahjong yang Lagi Viral
| Sabtu, 19 September 2026 | 09:34 WIB

Menangkap Peluang Cuan dari Mahjong yang Lagi Viral

Kini, mahjong yang identik dengan keluarga dan budaya oriental itu makin mudah ditemui termasuk di antara para komunitas di perkotaan.

Royal FrieslandCampina Akan Jadi Pengendali Baru Ultrajaya (ULTJ)
| Sabtu, 19 September 2026 | 09:15 WIB

Royal FrieslandCampina Akan Jadi Pengendali Baru Ultrajaya (ULTJ)

Masuknya FrieslandCampina menjadi pengendali Ultrajaya terjadi setelah bergabungnya ULTJ dengan Frisian Flag Indonesia. 

Intip Peluang Investasi Aset Dolar di Tengah Kenaikan Bunga Acuan Fed
| Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

Intip Peluang Investasi Aset Dolar di Tengah Kenaikan Bunga Acuan Fed

Selain untuk diversifikasi, aset offshore dapat menjadi lindung nilai risiko nilai tukar di tengah pelemahan mata uang domestik

MPX Logistics International Perluas Jasa Logistik & Perdagangan
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:30 WIB

MPX Logistics International Perluas Jasa Logistik & Perdagangan

PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) berupaya kurangi ketergantungan pada bisnis pengangkutan semen curah

Nilai Tukar Rupiah Sepekan Ini Tertekan Bunga Acuan AS
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:15 WIB

Nilai Tukar Rupiah Sepekan Ini Tertekan Bunga Acuan AS

Mengutip data Bloomberg pada Jumat (18/9), rupiah ditutup melemah 0,03% secara harian ke level Rp 17.758 per dolar AS. 

Moody's Ratings Pangkas Outlook BYAN
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:15 WIB

Moody's Ratings Pangkas Outlook BYAN

Lembaga pemeringkat utang, Moody’s Ratings memangkas outlook peringkat PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi negatif dari sebelumnya stabil. ​

Jangan Bakar Masa Depan
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

Jangan Bakar Masa Depan

Hutan adalah masa depan bangsa. Jangan sampai generasi mendatang mewarisi lahan yang rusak, udara penuh asap dan biaya pemulihan.

Prospek Emiten Infrastruktur Dibayangi Suku Bunga Tinggi
| Sabtu, 19 September 2026 | 06:09 WIB

Prospek Emiten Infrastruktur Dibayangi Suku Bunga Tinggi

Era suku bunga tinggi berdampak besar terhadap kinerja emiten infrastruktur. Sektor ini sangat bergantung pada utang untuk operasionalnya.

INDEKS BERITA