Berita Market

Rupiah Bakal Menguat Terbantu Data Pengangguran Amerika

Senin, 06 Juni 2022 | 04:00 WIB
Rupiah Bakal Menguat Terbantu Data Pengangguran Amerika

Reporter: Aris Nurjani | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah diperkirakan bergerak menguat hari ini (6/6). Meningkatnya tingkat pengangguran di Amerika Serikat (AS) akan menguntungkan rupiah.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, tingkat pengangguran di AS ternyata masih mencapai 3,6%. Padahal, konsensus analis memprediksi tingkat pengangguran akan turun jadi 3,5%. 

Non farms payrolls di Mei juga cuma 390.000. Meski lebih baik dari konsensus proyeksi analis, angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya, di 436.000. "Meningkatnya pengangguran dapat menjadi sinyal ekonomi AS mulai melambat, dan berpotensi menurunkan inflasi," ucap Josua.

Baca Juga: Rupiah Diperkirakan Menguat Terbatas Pada Perdagangan Senin (6/6)

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, di awal pekan ini tidak banyak data ekonomi baru yang dirilis. Jadi sentimen data tenaga kerja AS masih akan mempengaruhi pasar. 

Josua memperkirakan, hari ini rupiah akan bergerak antara Rp 14.375-Rp 14.500. Sutopo memprediksi rupiah akan bergerak antara Rp 14.400-Rp 14.500 per dollar AS. 

Jumat (3/6), kurs spot rupiah naik 0,33% ke Rp 14.433. Kurs JISDOR naik 0,65% ke Rp 14.431 per dollar AS. 

Baca Juga: Bertenaga, Rupiah Spot Ditutup Menguat ke Rp 14.433 Per Dolar AS Pada Hari Ini (3/6)


Baca juga