Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah Lagi Karena Konflik Rusia dan Bunga

Senin, 21 Maret 2022 | 05:15 WIB
Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah Lagi Karena Konflik Rusia dan Bunga
[]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hari ini (21/3). Tensi geopolitik Rusia-Ukraina yang memanas turut melemahkan rupiah.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, fokus pelaku pasar akan kembali kepada perkembangan konflik Eropa Timur. Maklum, data-data makroekonomi, baik dari luar maupun dalam negeri, cenderung sepi.

Pasar keuangan global juga mencermati lockdown di China sejalan dengan kasus Covid-19 yang kembali meningkat. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, selain tertekan ketegangan global, investor juga dipengaruhi sentimen semakin rendahnya perbedaan suku bunga acuan antara AS dan Indonesia.

Meski begitu, sentimen mengecilnya spread ini hanya akan terasa dalam jangka pendek. "Berdasarkan data historikal, sentimen perbedaan bunga cenderung sementara," ujar Josua.

Sutopo memperkirakan rupiah hari ini bergerak di rentang di Rp 14.250-Rp 14.350 per dollar AS. Hitungan Josua, rupiah akan bergerak antara
Rp 14.300-Rp 14.425 per dollar AS.

Jumat (18/3), kurs spot rupiah berada di Rp 14.340 per dollar AS, turun 0,27% dalam sepekan. Kurs JISDOR turun 0,83% di Rp 14.340 per dollar AS.

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Elon Musk, The Value of Ambition
| Selasa, 23 Juni 2026 | 11:00 WIB

Elon Musk, The Value of Ambition

SpaceX IPO pecahkan rekor, valuasi pasar capai US$2,1 triliun. Namun, Morningstar nilai jauh di bawahnya.

Kredit Kontruksi Menanjak, Tapi Risikonya Masih Tinggi
| Selasa, 23 Juni 2026 | 09:37 WIB

Kredit Kontruksi Menanjak, Tapi Risikonya Masih Tinggi

Tantangan untuk menjaga kualitas aset kredit konstruksi masih sangat besar, terutama di segmen konstruksi perumahan.

GOTO Diburu Asing Sebulan ke Belakang, Ada Blackrock Hingga Credit Agricole
| Selasa, 23 Juni 2026 | 09:30 WIB

GOTO Diburu Asing Sebulan ke Belakang, Ada Blackrock Hingga Credit Agricole

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi salah satu incaran investor asing sepanjang Juni 2026.

Potensi Tambahan Transfer ke Daerah 2027
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:36 WIB

Potensi Tambahan Transfer ke Daerah 2027

Dalam KEM PPKF 2027, pemerintah mengusulkan anggaran transfer ke daerah sekitar Rp 710 triliun hingga Rp 810 triliun

Surat Utang Danantara Bak Tax Amnesty Baru
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Surat Utang Danantara Bak Tax Amnesty Baru

Klausul imunitas hukum dan perlindungan data investor menyerupai pengampunan pajak                  

Stimulus Ekonomi Tak Menjawab Persoalan Daya Beli
| Selasa, 23 Juni 2026 | 08:13 WIB

Stimulus Ekonomi Tak Menjawab Persoalan Daya Beli

Dalam konferensi pers, Senin (22/6), pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai sekitar Rp 26,34 triliun

Menakar Emiten yang Terpapar Pemangkasan Anggaran MBG
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:50 WIB

Menakar Emiten yang Terpapar Pemangkasan Anggaran MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menyesuaikan anggaran program MBG dari pagu awal Rp 268 triliun menjadi Rp 228,3 triliun.​

Menelisik Peluang Cuan dari Saham Calon Emiten di BEI
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:41 WIB

Menelisik Peluang Cuan dari Saham Calon Emiten di BEI

Ada tiga calon emiten baru di BEI yang mulai menggelar masa penawaran awal alias bookbuilding untuk IPO.

Pemerintah Berencana Merevisi Harga DMO, Asa Emiten Batubara Menyala
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pemerintah Berencana Merevisi Harga DMO, Asa Emiten Batubara Menyala

Pemerintah berencana merevisi harga patokan domestic market obligation (DMO) batubara​ di dalam negeri.

Jhonlin Agro (JARR), Emiten Sawit Haji Isam Bagi Dividen Tunai Rp 60 Miliar
| Selasa, 23 Juni 2026 | 07:10 WIB

Jhonlin Agro (JARR), Emiten Sawit Haji Isam Bagi Dividen Tunai Rp 60 Miliar

Nilai dividen final yang akan dibagikan JARR jumlah mengalami kenaikan dibandingkan dividen tunai JARR buku tahun 2024 sebesar Rp 51,14 miliar.

INDEKS BERITA

Terpopuler