Rupiah Melemah, Reksadana Dolar AS Jadi Opsi Diversifikasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah membuka peluang bagi investor domestik meraih tambahan imbal hasil dari investasi reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (AS) atau USD.
Direktur Infovesta Utama, Wawan Hendrayana mengatakan, berdasarkan catatan Infovesta, reksadana saham berdenominasi dolar AS, yang mayoritas berbasis saham global syariah, membukukan return sekitar 18% secara year-to-date (ytd) hingga akhir September 2026. "Bahkan, sejumlah produk yang berinvestasi di Asia Pasifik mencatatkan pertumbuhan imbal hasil lebih dari 30% ytd," ujar dia, Senin (26/10).
