Rupiah Sepekan Menguat Terkerek Data Eksternal

Sabtu, 12 Juni 2021 | 08:44 WIB
Rupiah Sepekan Menguat Terkerek Data Eksternal
[ILUSTRASI. Rupiah sepekan menguat lantaran tapering tidak akan dilakukan dalam waktu dekat]
Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah cenderung bergerak menguat sepekan terakhir. Jumat (11/6), kurs spot rupiah ditutup menguat 0,41% jadi Rp 14.189 per dollar AS. Jika dihitung dalam sepekan, kurs spot rupiah menguat 0,74%.  

Sedang kurs tengah rupiah Bank Indonesia menguat 0,23% ke Rp 14.206 per dollar AS kemarin. Dalam sepekan, kurs tengah rupiah BI menguat 0,76%.

Menurut Head of Economics Research Pefindo Fikri C. Permana, kurs rupiah menguat karena data klaim pengangguran di AS kembali turun jadi 376.000 klaim, dari 385.000 klaim di pekan sebelumnya. "Ini mengurangi kekhawatiran atas rencana taper tantrum dan kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat," kata dia, Jumat (11/6).

Baca Juga: Sepekan menguat 0,74%, rupiah jadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menyebut,  di sisi lain memang inflasi AS saat ini tinggi. Inflasi AS di Mei naik sebanyak 5% secara year on year (yoy).

Ini merupakan kenaikan tahunan tertinggi sejak Agustus 2008. "Meski inflasi naik melebihi perkiraan, pelaku pasar cukup yakin The Fed berpandangan kenaikan inflasi cuma bersifat sementara," ujar dia.

Toh, Alwi menilai, data tersebut membuktikan ekonomi AS dalam pemulihan yang cepat. Ini akan membuat pelaku pasar kembali risk on, sehingga aset berisiko seperti rupiah juga kembali diburu.

Yield US treasury juga turun sepekan ini. Biasanya, penurunan ini diikuti penurunan indeks dollar AS. Alhasil, kurs rupiah bergerak menguat.

Alwi menambahkan, data ekonomi dalam negeri cukup optimistis. Indeks keyakinan konsumen (IKK) naik ke 104,4 dari 101,5. "Penjualan ritel juga naik sebesar 15,6% untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya mengalami kontraksi 16 bulan berturut-turut," jelas Alwi.

Baca Juga: Syarat minimal S1, ini info lowongan kerja Bank Indonesia Juni 2021

 

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok: Net Sell Asing Terjadi 3 Pekan Beruntun, SOHO & UNVR Malah Naik

Pada periode 2-6 Februari 2026, IHSG tumbang 4,73% dan ditutup pada level 7.935,26. Pekan sebelumnya, IHSG telah turun 6,94%.

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 13:00 WIB

Anomali Pergerakan Saham BRIS, Diprediksi Nafasnya Kuat Hingga Tembus 3.000

Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 5,78% dalam sepekan melebihi kinerja IHSG yang turun -4,47%, efek euforia pasca spin off dari BMRI.

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:00 WIB

PTPP dan Anak Usaha WIKA Digugat PKPU, Begini Kata Manajemen

WIKON diajukan PKPU oleh PT Pratama Widya Tbk (PTPW), sedangkan PTPP diajukan PKPU oleh PT Sinergi Karya Sejahtera.

 Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:00 WIB

Penonaktifan PBI JK Merugikan Rakyat Miskin

BPJS Kesehatan tidak memiliki kewenangan menonaktifkan kepesertaan PBI JK karena menjadi kewenangan Kemensos

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:58 WIB

Danantara Hilirisasi US$ 7 Miliar, Duet Emiten Mind Id, ANTM dan PTBA Ketiban Berkah

Danantara melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia. Total nilai mencapai US$ 7 miliar. 

 Revolusi Melalui Teladan
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:56 WIB

Revolusi Melalui Teladan

Perjalanan karier Joao Angelo De Sousa Mota dari dunia konstruksi ke pertanian, hingga menjadi Dirut Agrinas

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:37 WIB

Waspada Potensi Lonjakan Biaya Utang Jangka Pendek

Jika pemangkasan outlook membuat tekanan terhadap pasar SBN berlanjut dan mempengaruhi nilai tukar rupiah, maka imbal hasil berisiko naik

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:28 WIB

Cadangan Devisa Amblas Terseret Depresiasi Rupiah

Penerbitan global bond oleh pemerintah belum mampu menyokong cadangan devisa Indonesia              

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:25 WIB

Prospek Industri Multifinance Diprediksi Lebih Cerah

Prospek industri multifinance diperkirakan akan lebih cerah tahun ini setelah tertekan pada 2025.​ Piutang pembiayaan diprediksi tumbuh 6%-8%

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim
| Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:05 WIB

Mewaspadai Risiko Gugatan Iklim

Ilmu pengetahuan kini sudah bisa menjadi penghubung antara adanya emisi gas rumah kaca dan bencana alam.

INDEKS BERITA

Terpopuler