KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham properti dan real estate masih terlihat lesu sejak awal tahun. Ini tercermin dari pergerakan indeks IDX Sektor Properti & Real Estate yang tertekan hingga 9,40% sejak awal tahun. Kinerja indeks properti berbanding terbalik dengan performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 3,67% di periode yang sama.
Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan, kenaikan suku bunga cukup sensitif terhadap sektor properti. Pasalnya, kenaikan bunga acuan akan ikut mendorong kenaikan bunga pinjaman properti, misalnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Apalagi, sebagian besar masyarakat Indonesia membeli properti dengan kredit bank.
