Sektor UMKM Masih Digegoroti Kredit Bermasalah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan yang dihadapi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap berat hingga akhir 2025. Portofolio kredit di segmen ini masih kontraksi meski bunga kredit UMKM sudah turun. Sedangkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) tetap tinggi.
Bank Indonesia (BI) mencatat rasio NPL kredit UMKM per Desember 2025 ada di level 4,33%, baru turun tipis dari bulan sebelumnya yang tercatat 4,5%. Perbaikan kualitas aset belum signifikan karena di saat yang sama outstanding kredit UMKM masih kontraksi 0,3% secara tahunan menjadi Rp 1.501,5 triliun. Hal ini merupakan kontraksi bulan ketiga berturut-turut.
