Korupsi Pajak

Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB
Korupsi Pajak
[ILUSTRASI. TAJUK - Havid Febri (KONTAN/Steve GA)]
Havid Vebri | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Korupsi pajak seolah tak ada habisnya. Dari waktu ke waktu ada saja oknum pegawai pajak yang terciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran menerima suap dan sejenisnya. Di awal tahun ini saja, sudah dua kasus operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap aparatur pajak.

Yang harus dipahami publik, korupsi pajak bukan sekadar persoalan pidana, melainkan risiko serius bagi keberlanjutan fiskal dan kredibilitas negara. Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang kian besar, setiap kebocoran penerimaan pajak secara langsung mempersempit ruang fiskal dan melemahkan kemampuan negara menjaga stabilitas ekonomi. 

Respons yang selama ini dominan, yakni menindak pelaku secara individual memang penting untuk efek jera. Namun pendekatan tersebut belum menyentuh akar persoalan. Korupsi pajak hampir selalu muncul dari kelemahan sistem: tata kelola yang belum transparan, pengawasan internal yang tidak efektif, serta relasi yang tidak seimbang antara otoritas pajak dan wajib pajak. Tanpa pembenahan institusi, penindakan hanya akan bersifat reaktif.

Dari sisi ekonomi, dampak korupsi pajak tidak berhenti pada hilangnya penerimaan negara. Kebocoran yang berulang menciptakan distorsi kebijakan, karena pemerintah terdorong menutup kekurangan dengan menaikkan target penerimaan atau memperluas basis pajak tanpa diimbangi perbaikan tata kelola. Beban ini pada akhirnya lebih banyak dipikul oleh wajib pajak yang patuh, terutama kelas menengah dan dunia usaha formal.

Lebih jauh, korupsi pajak menurunkan kepercayaan pelaku ekonomi. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menggerus daya saing ekonomi nasional. Karena itu, agenda utama pemberantasan korupsi pajak seharusnya diarahkan pada penguatan institusi dan reformasi tata kelola, bukan semata penegakan hukum. 

Transparansi proses, pemanfaatan teknologi informasi yang konsisten, keterbukaan data, serta audit yang independen perlu dipercepat. Reformasi sumber daya manusia, termasuk sistem insentif dan pengawasan juga menjadi kunci untuk meminimalkan risiko moral hazard.

Memberantas korupsi pajak pada akhirnya, adalah upaya membangun sistem fiskal yang sehat. Membersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar, memperkuat basis penerimaan, dan memastikan keberlanjutan pembangunan ekonomi.

Selanjutnya: Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global

Rupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak

Korupsi Pajak
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Pajak

Membersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar.

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Penurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!

Permintaan tinggi saat Ramadan diprediksi untungkan emiten unggas. Namun, kenaikan harga bungkil kedelai dan kebijakan impor baru jadi tantangan

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menjadi salah satu emiten yang mendapat berkah dari proyek Danantara Indonesia

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:58 WIB

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun.​

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai

Perbankan sukses menekan kredit bermasalah di akhir 2025. Kualitas aset membaik, apakah ini awal keuntungan investor? Temukan faktanya.

INDEKS BERITA

Terpopuler