Berita

Selain Efek Evergrande, Properti China Terancam Pajak Baru

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:10 WIB
Selain Efek Evergrande, Properti China Terancam Pajak Baru

Kontan + Kompas.id : Rp 95.000 Hemat hingga 55%

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pasar properti China terancam anjlok. Alih alih memberikan stimulus di tengah kasus Grup Evergrande, pemerintah China malah memberikan tambahan beban pajak melalui UU baru.

Bank sentral China berupaya menenangkan kekhawatiran atas resiko gagal bayar utang Evergrande. Namun rencana penerapan pajak baru tersebut serta tanda-tanda baru pelemahan pasar perumahan sontak memukul saham-saham perusahaan real estat di China, pada perdagangan Senin (18/10).
Indeks Real Estat CSI300  yang melacak saham pengembang terbesar China, turun 2,6%.  Saham China Vanke dan Poly Development  masing-masing turun lebih dari 3%.
Saham real estat di China telah merosot 22% sepanjang tahun ini. Sementara saham properti Hong Kong bernasib lebih baik. Indeks yang melacak perusahaan di daratan atau HSMPI naik 0,8%.

Terbaru
IHSG
7.012,07
0.08%
-5,29
LQ45
995,22
0.15%
-1,54
USD/IDR
15.668
0,13
EMAS
977.000
0,20%