Selalu Cek Klaim Label ESG, 1 dari 7 Fund Punya Intensitas Tinggi pada Emisi Karbon

Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:58 WIB
Selalu Cek Klaim Label ESG, 1 dari 7 Fund Punya Intensitas Tinggi pada Emisi Karbon
[ILUSTRASI. Satu dari tujuh fund yang dicap berkelanjutan, memiliki intensitas emisi karbon lebih tinggi ketimbang rata-rata investment fund menurut hasil analisis ESG Book REUTERS/Jonathan Alcorn ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Satu dari tujuh fund yang dicap berkelanjutan, memiliki intensitas emisi karbon lebih tinggi ketimbang rata-rata investment fund menurut hasil analisis ESG Book. Selain itu, tidak ada fund berlabel iklim yang memiliki portofolio sepenuhnya selaras dengan tujuan Perjanjian Paris.

ESG merilis hasil penelitian terbaru pada Hari Selasa (4/10). Analisisnya untuk mempertanyakan kelayakan fund yang memasarkan diri mereka sendiri dalam label environmental, social and governance (ESG) atau lingkungan, sosial dan tata kelola. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI
| Selasa, 15 September 2026 | 08:18 WIB

Danantara Akan Menggenggam 40,2% Saham BEI

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara disiapkan menjadi salah satu pemegang saham BEI lewat skema rights issue.

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah
| Selasa, 15 September 2026 | 08:16 WIB

Genjot Ekspansi Gerai, Prospek Kinerja ACES Diprediksi Cerah

Ekspansi gerai, penyesuaian harga, serta penguatan kanal omnichannel akan menopang pertumbuhan kinerja emiten ritel tersebut.

Pasar Keuangan Menanti Konsistensi Menkeu Baru Jaga Disiplin Fiskal
| Selasa, 15 September 2026 | 08:13 WIB

Pasar Keuangan Menanti Konsistensi Menkeu Baru Jaga Disiplin Fiskal

Pasar keuangan berpeluang cenderung merespon positif pengangkatan Menteri Keuangan Baru RI Suahasil Nazara

Booming Data Center Mengerek Harga Saham Emiten Kabel
| Selasa, 15 September 2026 | 08:11 WIB

Booming Data Center Mengerek Harga Saham Emiten Kabel

Dalam sebulan terakhir, harga saham emiten-emiten produsen kabel di Bursa Efek Indonesia melaju kencang.

Harga Batubara Membara, Laba Emiten Perkasa
| Selasa, 15 September 2026 | 08:04 WIB

Harga Batubara Membara, Laba Emiten Perkasa

Lonjakan harga batubara mendorong naiknya harga jual rata-rata emiten. Pendapatan dan laba emiten batubara pun tumbuh pada semester I-2026. 

Tinjau Kembali Belanja Modal 2026, Simak Rekomendasi Saham KLBF
| Selasa, 15 September 2026 | 07:59 WIB

Tinjau Kembali Belanja Modal 2026, Simak Rekomendasi Saham KLBF

Tekanan terhadap GPM efek depresiasi rupiah dan kenaikan harga bahan baku berpotensi sepenuhnya terasa pada semester kedua 2026.

Ruang Penguatan Terbatas
| Selasa, 15 September 2026 | 07:47 WIB

Ruang Penguatan Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami penguatan secara terbatas pada perdagangan Selasa (15/9)

Investor Asing Belum Bosan Jual Saham BBCA, Ini Kemungkinan Alasan dan Prospeknya
| Selasa, 15 September 2026 | 07:40 WIB

Investor Asing Belum Bosan Jual Saham BBCA, Ini Kemungkinan Alasan dan Prospeknya

Dalam sepekan, akumulasi jual bersih asing di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp 1,59 triliun.

Direksi Emiten Ramai Jual-Beli Saham, Seberapa Akurat Dijadikan Acuan Investor Ritel?
| Selasa, 15 September 2026 | 07:26 WIB

Direksi Emiten Ramai Jual-Beli Saham, Seberapa Akurat Dijadikan Acuan Investor Ritel?

Aksi jual paling masif dilakoni empat direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) pada awal September 2026.

Panca Budi (PBID) Mengamankan Suplai Bahan Baku
| Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Panca Budi (PBID) Mengamankan Suplai Bahan Baku

Lonjakan harga minyak mentah hingga di atas US$ 100 per barel berpotensi mengerek biaya bahan baku industri kemasan plastik.

INDEKS BERITA

Terpopuler