Berita

Sentimen OPEC dan AS Membuat Harga Minyak Melesat

Kamis, 12 September 2019 | 05:01 WIB

ILUSTRASI. Harga minyak

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah dunia melesat diso-kong data stok minyak Amerika Serikat (AS) serta potensi pemangkasan produksi minyak OPEC. Namun, para analis masih menilai penurunan permintaan bakal jadi batu sandungan minyak.

Kemarin, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Oktober 2019 di New York Mercantile Exchange naik 1,01% menjadi US$ 57,98 per barel. Dalam sepekan, harga emas hitam ini terbang 3,06%.

Baca Juga: Hanya bersifat temporer, ini pemicu kenaikan harga minyak 

Pada Selasa (10/9), American Petroleum Institute (API) melaporkan, stok minyak Negeri Paman Sam pada pekan yang berakhir 6 September lalu turun 7,23 juta barel. Ini cukup menjadi angin segar bagi minyak.

Katalis lanjutan datang dari pertemuan OPEC plus Rusia di Abu Dhabi. Salah satu agenda yang bakal dibahas adalah pemangkasan produksi minyak lebih lanjut.

Potensi pemangkasan produksi dapat direalisasikan karena permintaan di tahun depan diprediksi cuma 29,4 juta barel. Angka ini lebih rendah dari proyeksi produksi minyak anggota OPEC, yaitu 29,7 juta barel.

Baca Juga: Sentimen Global Menopang Penguatan IHSG Hari Ini Ke 6.381,95 

Hal tersebut terjadi karena ancaman resesi global dan perlambatan ekonomi akibat perang dagang yang tak kunjung usai. Alhasil, analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono menimbang, risiko harga minyak untuk kembali terkoreksi terbuka lebar.

Wahyu menilai, sentimen yang memayungi harga minyak saat ini cuma menahan agar harga tidak jatuh lebih dalam. "Harga minyak masih konsolidasi di US$ 50 per barel hingga US$ 60 per barel dan bisa bertahan di jangka menengah," kata dia.

Wahyu memperkirakan harga minyak hari ini akan bergerak dalam kisaran US$ 53-US$ 61 per barel.

Baca Juga: Safe haven tak akan ditinggalkan, emas masih jadi pilihan utama

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Narita Indrastiti

IHSG
6.236,69
0.28%
17,26
LQ45
985,92
0.27%
2,68
USD/IDR
14.100
0,57
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga