S&P Masih Percaya Indonesia, Pasar Obligasi Butuh Bukti
KONTAN.CO.ID - Selama beberapa bulan terakhir, pasar obligasi Indonesia dibayangi ketidakpastian. Imbal hasil alias yield Surat Utang Negara (SUN) bertengger tinggi, sebab investor meminta premi risiko lebih besar di tengah rupiah jebol Rp 18.000 per dollar AS dan kekhawatiran defisit fiskal melebar.
Di tengah situasi runyam, perhatian pasar tertuju pada satu agenda: hasil peninjauan (review) peringkat utang Indonesia oleh S&P Global Ratings. Harapannya, jika S&P mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan outlook stabil, tekanan di pasar obligasi mereda. Sebaliknya, jika mengikuti jejak Moodys dan Fitch yang lebih dulu memangkas outlook Indonesia menjadi negatif, kekhawatiran investor berisiko meningkat.
