Strategi Perbankan Meningkatkan Keamanan Anti Fraud
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sistem keamanan menjadi isu krusial yang harus dipenuhi perbankan. Celah kasus fraud bisa terus terulang jika sistem anti fraud tidak maksimal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku terus memperketat aturan untuk mempersempit fraud.
Ekstradisi terhadap buronan tersangka pembobolan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 1,7 triliun yakni Maria Pauline Lumowa dari Serbia menjadi alarm bagi bank. Kasus kecurangan (fraud) masih menjadi tantangan lainnya di sektor perbankan.
