Suprajarto Masuk Daftar Calon Menteri BUMN

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 06:59 WIB
Suprajarto Masuk Daftar Calon Menteri BUMN
[ILUSTRASI. Direksi BRI Menyampaikan Kinerja keuangan triwulan II-2019]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Suprajarto dikabarkan masuk daftar calon Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN). Kabar ini telah berhembus sejak Juni 2019 lalu, jauh sebelum aksinya menolak keputusan RUPSLB PT Bank Tabungan Negara Tbk yang menunjuk dirinya sebagai direktur utama di emiten bersandi saham BBTN tersebut.

Tepatnya pada 16 Juni 2019, KONTAN sempat mengklarifikasi kabar pencalonan sebagai Meneg BUMN, kepada peraih penghargaan internasional "The Asian Banker CEO Leadership Achievement Award for Indonesia" tahun 2019 itu. Dia menyatakan tidak pernah dengar tentang pencalonan dirinya.

Dia menambahkan, masih banyak orang yang lebih hebat dari dirinya duduk di kursi Meneg BUMN. "Termasuk ibu Rini (Rini Soemarno Meneg BUMN saat ini)," tulis Suprajanto dalam pesan singkatnya kepada KONTAN, 16 Juni 2019.

Tidak hanya Suprajarto. Mantan Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk (SMGR) yang ini menjabat sebagai Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto juga masuk dalam daftar calon Meneg BUMN. Kabar tersebut, baik pencalonan Suprajarto dan Dwi Soetjipto, KONTAN peroleh dari dua sumber.

Bagikan

Berita Terbaru

Pengendali Borong Saham Bukalapak (BUKA) Rp 674,34 Miliar
| Selasa, 24 Februari 2026 | 05:40 WIB

Pengendali Borong Saham Bukalapak (BUKA) Rp 674,34 Miliar

Pada 19 Februari 2026 Kreatif Media Karya memborong 3.616.645.533 saham BUKA senilai total Rp 542,49 miliar.​

Anak Usaha BUMA Internasional (DOID) Raih Kontrak dari Adaro
| Selasa, 24 Februari 2026 | 05:15 WIB

Anak Usaha BUMA Internasional (DOID) Raih Kontrak dari Adaro

Kontrak ini mengamankan operasi BUMA di Tambang Tutupan Selatan di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.​

Harga CPO Melejit, Laba Astra Agro Lestari (AALI) Tahun 2025 Melesat Dua Digit
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:42 WIB

Harga CPO Melejit, Laba Astra Agro Lestari (AALI) Tahun 2025 Melesat Dua Digit

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berhasil mencetak laba bersih tahun 2025 AALI sebesar Rp 1,15 triliun, tumbuh 27,83% secara tahunan.

Bulan Ramadan Memacu Prospek Emiten Poultry Kian Berseri
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:34 WIB

Bulan Ramadan Memacu Prospek Emiten Poultry Kian Berseri

Periode Ramadan dan Lebaran bisa menjadi katalis positif bagi kinerja keuangan emiten unggas di Tanah Air.

Tarif Trump 15% Guncang Pasar! Rupiah Terangkat Pelemahan dolar AS
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:30 WIB

Tarif Trump 15% Guncang Pasar! Rupiah Terangkat Pelemahan dolar AS

Dolar AS tertekan setelah data ekonomi AS di bawah ekspektasi. Ini membuat rupiah  menguat. Pelajari sentimen ke depan

OJK Memperkuat Aturan Agar Investor Tak Kena Jebakan
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:23 WIB

OJK Memperkuat Aturan Agar Investor Tak Kena Jebakan

Saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menggodok RPOJK yang mengatur aktivitas di industri keuangan digital. ​

Ketidakpastian Poles Prospek Dwiguna
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:10 WIB

Ketidakpastian Poles Prospek Dwiguna

Animo tinggi diprediksi masih akan datang dari nasabah yang mencari kepastian manfaat tunai yang ditawarkan produk asuransi jiwa dwiguna. 

Ombudsman RI Tuntaskan 8.700 Laporan Masyarakat
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:00 WIB

Ombudsman RI Tuntaskan 8.700 Laporan Masyarakat

Laporan terbanyak yang masuk ke Ombudsman sepanjang tahun lalu adalah terkait maladministrasi dari layanan publik.

Kinerja Solusi Sinergi Digital (WIFI) Bakal Terdongkrak Internet Rakyat
| Selasa, 24 Februari 2026 | 04:00 WIB

Kinerja Solusi Sinergi Digital (WIFI) Bakal Terdongkrak Internet Rakyat

WIFI luncurkan layanan 5G FWA IRA, diproyeksi jadi sumber pendapatan masif. Analis ungkap potensi lonjakan laba bersihnya.

Penjualan ORI029 Tak Capai Target, Minat Investor Bergeser ke SUN FR?
| Selasa, 24 Februari 2026 | 03:30 WIB

Penjualan ORI029 Tak Capai Target, Minat Investor Bergeser ke SUN FR?

ORI029 gagal capai target, Rp 10,52 triliun sisa kuota tak terserap. Ada apa dengan minat investor? Cari tahu alasannya di sini.

INDEKS BERITA

Terpopuler