KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ekonom memperkirakan neraca perdagangan Indonesia masih mengalami surplus pada November 2021. Namun penurunan harga beberapa komoditas hingga potensi kenaikan impor bakal menyebabkan surplus susut.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan neraca perdagangan November surplus US$ 4,77 miliar. Angka ini lebih rendah dibanding surplus Oktober 2021 sebesar US$ 5,73 miliar.
