Tahun Depan Fed Diprediksi Mulai Pangkas Suku Bunga, Ini Perkiraan Bank-bank Besar

Rabu, 30 November 2022 | 22:34 WIB
Tahun Depan Fed Diprediksi Mulai Pangkas Suku Bunga, Ini Perkiraan Bank-bank Besar
[ILUSTRASI. Sejumlah perbankan besar memprediksi Federal Reserve (The Fed) akan memperlambat pengetatan moneter mulai akhir tahun depan dengan menurunkan suku bunga REUTERS/File photos]
Reporter: Sumber: CNN,Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perbankan besar memprediksi Federal Reserve (The Fed) akan memperlambat pengetatan moneter mulai akhir tahun depan dengan menurunkan suku bunga. Langkah bank sentral Negeri Paman Sam tersebut tentu menjadi perhatian bank-bank sentral dunia dalam mengambil kebijakan.

Federal Reserve sudah menaikkan suku bunga sebesar 375 basis poin (bps) tahun ini sejak meluncurkan kenaikan suku bunga pertama pada Bulan Maret 2022. Penaikan suku bunga tersebut telah memicu kekhawatiran tentang resesi ekonomi bahkan ketika The Fed diperkirakan akan meredam laju kenaikannya.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rencana Merger MTEL-TBIG Bakal Menguntungkan TLKM
| Senin, 31 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Rencana Merger MTEL-TBIG Bakal Menguntungkan TLKM

Setelah lebih dari satu dekade berlalu, spekulasi merger MTEL dan TBIG kembali berembus di pengujung Agustus 2026.

Harga Saham LUCY Melaju Kencang, Aksi Jual HP Capital Resources Perlu Jadi Perhatian
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Harga Saham LUCY Melaju Kencang, Aksi Jual HP Capital Resources Perlu Jadi Perhatian

Kenaikan harga saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) belum didukung oleh perbaikan fundamental yang signifikan.

Harga Pangan hingga Emas Diramal Mengerek Inflasi
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:51 WIB

Harga Pangan hingga Emas Diramal Mengerek Inflasi

Laju inflasi Agustus 2026 diramal meningkat dengan pemicu utamanya kenaikan harga bahan pangan       

Suku Bunga Tinggi Memicu Saham Properti Layu
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Suku Bunga Tinggi Memicu Saham Properti Layu

Kinerja saham emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, jadi salah satu pemberat kinerja indeks properti.

Waspada Imbas Penyusutan Restitusi Pajak
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Waspada Imbas Penyusutan Restitusi Pajak

Ditjen Pajak Kementerian Keuangan mencatat, realisasi restitusi pajak hingga Juli 2026 mencapai Rp 185,38 triliun

64 Perusahaan Peroleh Fleksibilitas DHE SDA Mulai 1 September
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:41 WIB

64 Perusahaan Peroleh Fleksibilitas DHE SDA Mulai 1 September

Ada tiga kriteria kumulatif untuk perusahaan yang memperoleh fasilitas tersebut                     

September Tak Ceria Bagi Bursa Indonesia
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:34 WIB

September Tak Ceria Bagi Bursa Indonesia

Peluang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada September 2026 diperkirakan hanya sekitar 40%-45%.

Neraca Perdagangan Juli Berpeluang Defisit Lagi
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Neraca Perdagangan Juli Berpeluang Defisit Lagi

Ekonom memperkirakan neraca dagang migas masih mencetak defisit, namun membaik                      

Kimia Farma (KAEF) Pacu Bisnis Kedokteran Regeneratif
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:13 WIB

Kimia Farma (KAEF) Pacu Bisnis Kedokteran Regeneratif

StemXera, merek produk sel punca dan sekretom hasil pengembangan Kimia Farma bersama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) sejak 2013

Kebijakan Likuiditas Makroprudensial Baru Belum Tentu Bikin Bunga Turun
| Senin, 31 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Kebijakan Likuiditas Makroprudensial Baru Belum Tentu Bikin Bunga Turun

Mulai 1 September 2026, Bank Indonesia (BI) mengganti KLM interest rate channel dengan KLM PPU.            

INDEKS BERITA

Terpopuler