Tanjung Priok Port Experiences Chaotic Goods Flow Due to New Regulations
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Entrepreneurs in the food supply chain are facing challenges at the Port of Tanjung Priok due to the chaotic flow of goods. The demand for goods has increased due to Ramadan and Idul Fitri, but several regulations at the port are hindering their operations.
Two new Minister of Finance Regulations (PMK) have been implemented since last year, which are causing additional problems for entrepreneurs. PMK No. 185/PMK.04/2022 concerns Customs Inspection in the Import Sector and PMK No. 190/PMK.04/2022 concerns Releasing Imported Goods for Use. The regulations require commodities in containers to undergo a scanning process called Hico Scan, which is only carried out at two places, the Jakarta International Container Terminal (JICT) and PT Graha Segara.
| Loaded Goods (tonnes) | |||
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:47 WIB
Prospek Harga Emas Pekan Ini: Geopolitik, Inflasi, hingga Bank Sentral Jadi PenentuArah pergerakan emas tetap sangat bergantung pada hasil berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini.
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:43 WIB
Persib Bandung Mau IPO, Sepakbola Domestik Sudah Jadi Industri?Rencana PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia belakangan ini menyedot perhatian publik.
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:26 WIB
Saham SQMI Volatil Ditopang Rumor Investor China Masuk, Begini Kata Manajemen WiltonPT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) membukukan rapor keuangan yang positif di 2025, baik di neraca laba-rugi maupun posisi keuangan.
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:05 WIB
Perputaran Uang Rp 223 Triliun Lewat Koperasi Merah PutihPresiden Prabowo Subianto memperkirakan program ini mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp 223 triliun per tahun
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:01 WIB
Penduduk 280 Juta, Masih Jadi Daya Tarik atau Ilusi Pasar Besar IndonesiaIndonesia kerap dipromosikan sebagai pasar yang menjanjikan di dunia, dengan narasi klasik, negara berpenduduk hampir 280 jiwa.
| Senin, 13 Juli 2026 | 07:00 WIB
Pelimpahan Perkara Febrie Tuai PolemikPelimpahan kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung dinilai menabrak KUHAP sehingga harus dikaji ulang lagi
| Senin, 13 Juli 2026 | 06:52 WIB
Jababeka Bidik Pasar Gudang MultifungsiSecara keseluruhan, Graha Buana Cikarang menargetkan marketing sales mencapai Rp 1,8 triliun pada tahun ini.
| Senin, 13 Juli 2026 | 06:46 WIB
Surplus Solar Bakal Dikonversi Jadi AvturPemerintah menyiapkan pabrik avtur baru untuk menyerap potensi surplus solar dan membuka peluang untuk ekspor avtur
| Senin, 13 Juli 2026 | 06:40 WIB
Skema Penarikan Dana SAL Harus DiperjelasDana SAL memberi likuiditas bagi Himbara, tapi skema tarik sewaktu-waktu memicu risiko mismatch pendanaan dan kredit jangka panjang
| Senin, 13 Juli 2026 | 06:40 WIB
Ganti Pengendali, IATA Bersalin Nama Jadi Karya Pacific EnergyPT MNC Energy Intestments Tbk (IATA) berganti nama jadi PT Karya Pacific Energy Tbk, setelah PT Karya Pacific Investama (KPI) jadi pengendali. Terpopuler |
