Tanjung Priok Port Experiences Chaotic Goods Flow Due to New Regulations
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Entrepreneurs in the food supply chain are facing challenges at the Port of Tanjung Priok due to the chaotic flow of goods. The demand for goods has increased due to Ramadan and Idul Fitri, but several regulations at the port are hindering their operations.
Two new Minister of Finance Regulations (PMK) have been implemented since last year, which are causing additional problems for entrepreneurs. PMK No. 185/PMK.04/2022 concerns Customs Inspection in the Import Sector and PMK No. 190/PMK.04/2022 concerns Releasing Imported Goods for Use. The regulations require commodities in containers to undergo a scanning process called Hico Scan, which is only carried out at two places, the Jakarta International Container Terminal (JICT) and PT Graha Segara.
| Loaded Goods (tonnes) | |||
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita TerkaitBerita Terbaru
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB
Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel GoodObligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB
Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging SapiPara pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB
Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBNInvestor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB
Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih BergairahDidorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB
Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & GlobalRupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB
Korupsi PajakMembersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar.
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB
Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan IniPenurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB
Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!Permintaan tinggi saat Ramadan diprediksi untungkan emiten unggas. Namun, kenaikan harga bungkil kedelai dan kebijakan impor baru jadi tantangan
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB
Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRASPT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menjadi salah satu emiten yang mendapat berkah dari proyek Danantara Indonesia
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:58 WIB
Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat UtangPT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun. Terpopuler |
