Tanpa Gembar-Gembor, Perusahaan Batubara Grup Harita Berhasil Gelar Hilirisasi

Jumat, 06 Desember 2024 | 04:10 WIB
Tanpa Gembar-Gembor, Perusahaan Batubara Grup Harita Berhasil Gelar Hilirisasi
[Proses hilirisasi batubara di Technopark PT Megah Energi Khatulistiwa (MEK) di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. (Dok. MEK)]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hilirisasi batubara menjadi agenda besar yang digadang pemerintah sejak beberapa tahun terakhir. Namun, yang muncul ke permukaan lebih banyak cerita tanpa kemajuan yang berarti. Padahal, ada kewajiban bagi perusahaan batubara di Indonesia yang mendapatkan perpanjangan kontrak penambangan batubara menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk merealisasikan proyek hilirisasi batubara.

Saat ini para perusahaan pemegang IUPK yang sudah mengantongi perpanjangan izin, belum ada yang merealisasikan hilirisasi batubara. Kebanyakan masih berkutat pada proses pencarian partner hingga studi.  

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Industri Alas Kaki Tertekan Produk Impor Ilegal
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:40 WIB

Industri Alas Kaki Tertekan Produk Impor Ilegal

Produk alas kaki impor ilegal ini masih merusak pasar dan harus diberantas dengan penegakan hukum yang ketat

Industri Petrokimia Buka Opsi Sumber Bahan Baku
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:36 WIB

Industri Petrokimia Buka Opsi Sumber Bahan Baku

Saat ini industri memanfaatkan LPG yang dipasok dari AS dan Afrika Utara, sementara kondensat diperoleh dari dalam negeri dan negara ASEAN.

Minyak Dunia Menguat, Beban APBN Mengintai
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:32 WIB

Minyak Dunia Menguat, Beban APBN Mengintai

Harga minyak kembali meningkat, pemerintah diminta mewaspadai tekanan terhadap APBN karena bisa membebani

Transaksi Valas Dorong Pendapatan Komisi Bank
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:30 WIB

Transaksi Valas Dorong Pendapatan Komisi Bank

Pelemahan rupiah memicu lonjakan transaksi valas di perbankan, sekaligus mendongkrak pendapatan berbasis komisi dari bisnis treasury

 Bisnis Pengelolaan Dana Nasabah Tajir di Bank Tumbuh Subur
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bisnis Pengelolaan Dana Nasabah Tajir di Bank Tumbuh Subur

Bank makin mengandalkan bisnis wealth management sebagai mesin pertumbuhan di tengah pasar yang tak menentu

Siapa Peduli Efek AI?
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:10 WIB

Siapa Peduli Efek AI?

Negara sibuk mengatur cara memakai AI, tapi lupa menghitung apa dan berapa yang akan menjadi korban oleh gelombang ini.

Kontribusi Segmen Fiber MTEL Meningkat, Kinerja Diproyeksi Tetap Tumbuh
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:05 WIB

Kontribusi Segmen Fiber MTEL Meningkat, Kinerja Diproyeksi Tetap Tumbuh

Laba bersih MTEL diproyeksi tembus Rp 2,16 triliun di 2026. Simak pendorong utama kinerja dan rekomendasi saham terbaru.

Kenaikan BBM Dongkrak Kredit Kendaraan Listrik
| Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kenaikan BBM Dongkrak Kredit Kendaraan Listrik

Kenaikan BBM dongkrak minat kendaraan listrik, tapi multifinance tetap waspada. Cari tahu potensi untung & rugi pembiayaan EV.

Kejagung: Status Febrie Masih Saksi
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

Kejagung: Status Febrie Masih Saksi

Kejaksaan Agung baru akan mendalami tiga kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Pelaku Fintech Mewaspadai Kredit Macet
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:30 WIB

Pelaku Fintech Mewaspadai Kredit Macet

Meski TWP90 industri fintech P2P turun, angka 4,42% masih mendekati batas regulator.                    

INDEKS BERITA

Terpopuler