Tanpa Insentif, Kredit Mobil Listrik Terancam Tersendat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nasib insentif mobil listrik yang diimpor secara utuh masih abu-abu usai berakhir tahun lalu. Tanpa insentif, pertumbuhan pembiayaan produk tersebut diprediksi sulit untuk bisa menyamai tahun-tahun sebelumnya.
Chief Financial Officer PT Adira Dinamika Multi Finance, Sylvanus Gani mengakui, berakhirnya insentif impor mobil listrik completely built up (CBU) di akhir 2025 berpotensi mendorong kenaikan harga jual kendaraan listrik. "Hal ini bisa menyebabkan permintaan melambat, sehingga berpengaruh pada pertumbuhan pembiayaan yang lebih moderat," kata Gani, Selasa (13/1).
