Tanpa Pembeli Siaga, BBYB Tawarkan Lima Miliar Saham Lewat Rights Issue Keenam

Selasa, 22 Maret 2022 | 12:09 WIB
Tanpa Pembeli Siaga, BBYB Tawarkan Lima Miliar Saham Lewat Rights Issue Keenam
[ILUSTRASI. Customer Service melayani nasabah pada digital lounge Bank Neo Commerce di Jakarta, Selasa (26/10/2021). KONTAN/Carolus Agus Waluyo]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk kali keenam, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akan kembali menggalang dana dari pasar modal lewat hajatan rights issue.

Sama seperti rights issue kelima yang digelar Desember 2021, kali ini juga tidak ada pembeli siaga (standby buyer) dalam rights issue keenam BBYB.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan BBYB lewat Penawaran Umum Terbatas dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VI sebanyak-banyaknya lima miliar saham.

Nilai nominalnya Rp 100 per saham. Sementara untuk harga pelaksanaan rights issue belum ditetapkan oleh manajemen BBYB.

Dalam prospektus ringkas yang dirilis (22/3) juga belum ada informasi jumlah HMETD yang dimiliki setiap pemegang saham.

Baca Juga: Proyek LNG Mini di Bali Mulai Diminati Investor

Berbeda dengan rights issue sebelumnya, dalam PMHMETD VI belum ada informasi soal kesanggupan dari para pemegang saham eksisting untuk mengeksekusi haknya.

Pada PMHMETD V, PT Akulaku Silvrr Indonesia, Rockcore Financial Technology Co. Ltd., dan PT Gozco Capital menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya.

Untuk tanggal efektif rights issue kali ini diharapkan bisa dikantongi pada 28 April 2022. Sementara tanggal pencatatan HMETD di BEI pada 17 Mei 2022.

Berikut jadwal lengkap PMHMETD VI yang dirilis manajemen BBYB:

  • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : 28 Mei 2021.
  • Tanggal Efektif : 28 April 2022.
  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD di:

- Pasar Reguler dan Negosiasi : 10 Mei 2022.
- Pasar Tunai : 12 Mei 2022. 

  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD di:

- Pasar Reguler dan Negosiasi : 11 Mei 2022.
- Pasar Tunai : 13 Mei 2022.

  • Recording Date : 12 Mei 2022.
  • Tanggal Distribusi HMETD : 13 Mei 2022.
  • Tanggal Pencatatan HMETD di BEI : 17 Mei 2022.
  • Periode Perdagangan HMETD : 17 Mei – 23 Mei 2022.
  • Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD : 19 Mei – 25 Mei 2022.
  • Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 25 Mei 2022.
  • Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan : 27 Mei 2022.
  • Tanggal Penyerahan Saham Hasil Pemesanan Saham Tambahan : 31 Mei 2022.
  • Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang Pemesanan Saham Tambahan : 31 Mei 2022.

Bagikan

Berita Terbaru

Menanti Kodok Berbulu, Penerapan Pajak Ekspor Batubara di Tengah Badai Minyak 2026
| Jumat, 20 Maret 2026 | 00:05 WIB

Menanti Kodok Berbulu, Penerapan Pajak Ekspor Batubara di Tengah Badai Minyak 2026

Harga minyak melambung, subsidi BBM menganga. Pemerintah kini lirik pajak ekspor batubara, solusi penyelamat kas negara? 

Negara-Negara Pengimpor Minyak Mentah Terbesar dari AS, Impor Indonesia Naik 414%
| Kamis, 19 Maret 2026 | 17:00 WIB

Negara-Negara Pengimpor Minyak Mentah Terbesar dari AS, Impor Indonesia Naik 414%

Amerika Serikat (AS) mengekspor total 1,45 miliar barel minyak mentah sepanjang tahun 2025 lalu. Total ekspor minyak AS ini turun 3,33%.

Yield Curve Obligasi Negara Indonesia Mulai Mendatar, Apakah Ini Sinyal Krisis?
| Kamis, 19 Maret 2026 | 15:00 WIB

Yield Curve Obligasi Negara Indonesia Mulai Mendatar, Apakah Ini Sinyal Krisis?

Kurva yield obligasi Indonesia mendatar, menandakan tekanan jangka pendek dan ekspektasi perlambatan ekonomi. 

Sisa THR Nganggur? Putar Saja di Sukuk Ritel SR024, bisa Dipesan Sampai 15 April 2026
| Kamis, 19 Maret 2026 | 14:20 WIB

Sisa THR Nganggur? Putar Saja di Sukuk Ritel SR024, bisa Dipesan Sampai 15 April 2026

Simak simulasi dan cara membeli SR024 yang menawarkan imbalan tetap (fixed rate) hingga 5,55% per tahun.

BEI Libur Sepekan Saat Situasi Penuh Ketidakpastian, Sentimen Ini Perlu Diperhatikan
| Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

BEI Libur Sepekan Saat Situasi Penuh Ketidakpastian, Sentimen Ini Perlu Diperhatikan

Kondisi geopolitik yang panas dan penuh ketidakpastian sepanjang masa liburan membuat pasar saham Indonesia dalam kondisi rawan. 

Genjot Diversifikasi Bisnis Energi Bersih, Prospek Astrindo (BIPI) Semakin Seksi
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

Genjot Diversifikasi Bisnis Energi Bersih, Prospek Astrindo (BIPI) Semakin Seksi

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terus mempercepat transformasi bisnis dari batu bara menuju energi bersih. 

BBCA Bakal Bagi Dividen Interim Tiga Kali di 2026, Simak Pandangan Analis
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

BBCA Bakal Bagi Dividen Interim Tiga Kali di 2026, Simak Pandangan Analis

Skema dividen kuartalan jadi daya tarik tambahan bagi investor, khususnya yang mengincar cashflow rutin. 

Adi Sarana (ASSA) Catat Pertumbuhan Laba Bersih 81% di Sepanjang 2025
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:07 WIB

Adi Sarana (ASSA) Catat Pertumbuhan Laba Bersih 81% di Sepanjang 2025

Kontribusi terbesar pendapatan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) selama tahun 2025 masih ditopang oleh bisnis logistik. 

Ditopang Penjualan BBM dan Lahan JIIPE, Laba Bersih AKRA Naik Dua Digit Pada 2025
| Kamis, 19 Maret 2026 | 12:02 WIB

Ditopang Penjualan BBM dan Lahan JIIPE, Laba Bersih AKRA Naik Dua Digit Pada 2025

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.​

Sewa Dahulu, Mobil Listrik Bisa Membawa Cuan Kemudian
| Kamis, 19 Maret 2026 | 11:36 WIB

Sewa Dahulu, Mobil Listrik Bisa Membawa Cuan Kemudian

Mobil listrik menjadi incaran banyak orang saat mudik untuk Lebaran. Cuan pun menanti pengusaha jasa penyewaannya.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler