Tekanan Bertubi Emiten Pemilik Smelter HPAL, Nikel Terjepit tapi Harga Sulfur Melejit
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang memiliki smelter nikel saat ini tengah menghadapi tekanan besar akibat kenaikan harga sulfur yang melompat hampir tiga kali lipat. Padahal komoditas ini sangat diperlukan sebagai reagen utama dalam proses produksi di smelter nikel berbasis high pressure acid leach (HPAL).
Smelter HPAL menggunakan asam sulfat dalam sebagai bahan baku ekstraksi nikel dari bijih laterit, khususnya yang berjenis limonit. Proses inilah yang nantinya menghasilkan bahan baku baterai kendaraan listrik berupa mixed hydroxide precipitate (MHP).
