KONTAN.CO.ID - JAKARTA. An egg a day will keep malnutrition away. Harga kebutuhan gizi yang bersumber dari telur semakin mahal belakangan ini. Kaum ibu yang merancang tata kelola gizi keluarga harus segera merevisi anggaran rumah tangga. Persoalannya asupan gizi dari telur ini sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah menyebutkan kenaikan harga telur saat ini karena sedang mencari keseimbangan (ekuilibrium) sebagai akibat kenaikan pada beberapa variabel biaya. Harga telur yang sebelumnya berada pada kisaran Rp 19.000 hingga Rp 20.000 per kilogram, meningkat menjadi Rp 31.000 per kilogram. Harga pakan yang makin mahal menjadi salah satu pemicunya. Variabel lain adalah biaya transportasi. Telur bukan komoditi yang tahan lama, maka ia harus segera didistribusikan untuk segera sampai di konsumen.
