Tencent Mengakuisisi Saham Minoritas Bank Digital asal Inggris

Minggu, 02 Januari 2022 | 15:30 WIB
Tencent Mengakuisisi Saham Minoritas Bank Digital asal Inggris
[ILUSTRASI. Logo Tencent muncul di saat World Internet Conference (WIC) di Wuzhen, Provinsi Zhejiang, China, 23 November 2020. REUTERS/Aly Song/File Photo]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BENGALUR. Konglomerasi asal China Tencent Holdings Ltd membeli sebagian kecil saham Monzo dengan ambil bagian dalam putaran pendanaan, demikian pernyataan bank digital asal Inggris itu pada Jumat (31/12). Beberapa pekan sebelumnya, Monzo mengantongi penilaian senilai US$ 4,5 miliar.

Monzo tidak mengungkapkan secara rinci saham Tencent yang diakuisisinya. Tetapi Sky News sebelumnya pada Jumat (31/12) memberitakan bahwa perusahaan holding sekaligus digital based entertainment asal China itu menyuntikkan dana US$ 100 juta ke Monzo. Berita Sky News itu mengutip sumber anonim yang disebut mengetahui proses tersebut.

Baca Juga: Kendati Porsi Investor Institusi Rendah, Saham SenseTime Melonjak 23%  

Tencent tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Didirikan pada tahun 2015, Monzo adalah neobank ternama di Inggris. Kendati memiliki lebih dari lima juta pelanggan, Monzo masih berjuang untuk menghasilkan keuntungan. Bisnis Monzo tertekan oleh potensi penyelidikan pencucian uang perdata dan pidana. Tahun lalu, bank itu menderita kerugian yang lebih besar.

Awal bulan ini, Monzo menerima dana dari investor seperti Abu Dhabi Growth Fund dan Coatue.

Tencent memegang saham di perusahaan teknologi besar AS, termasuk pembuat mobil listrik Tesla Inc dan pembuat aplikasi pesan foto Snap Inc.

Bagikan

Berita Terbaru

Anteng di Zona Hijau, Saham Gudang Garam (GGRM) Masih Layak Dikejar?
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Anteng di Zona Hijau, Saham Gudang Garam (GGRM) Masih Layak Dikejar?

Lonjakan laba GGRM merupakan kombinasi base effect dari basis laba semester I-2025 yang rendah dan perbaikan margin operasional.

Analis Ingatkan Risiko Rights Issue Emiten Happy Hapsoro, Bukan Sekadar Soal Dilusi
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Analis Ingatkan Risiko Rights Issue Emiten Happy Hapsoro, Bukan Sekadar Soal Dilusi

Pengumuman Penambahan Modal Dengan PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), disambut dingin oleh pasar.

Jalan ITMG di Semester II-2026 Makin Ringan
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Jalan ITMG di Semester II-2026 Makin Ringan

Secara historis ITMG membagikan dividend payout ratio lebih dari 80%, sehingga menarik bagi investor yang mencari pendapatan dividen.

Bitcoin Dibalap Altcoin di Juli, Pasar Kripto Masih Bertenaga di Agustus?
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Bitcoin Dibalap Altcoin di Juli, Pasar Kripto Masih Bertenaga di Agustus?

Dominasi bitcoin yang masih berada di kisaran 58%-60% membuat reli altcoin diperkirakan belum akan berlangsung merata.

Kinerja Emiten Susu Moncer, Pemangkasan MBG Bakal Jadi Ujian di Semester II
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Kinerja Emiten Susu Moncer, Pemangkasan MBG Bakal Jadi Ujian di Semester II

Persoalan serius datang dari wacana BGN yang mengusulkan agar susu bermerek tidak lagi menjadi pemasok dalam program MBG.

Infrastruktur Dongkrak Kredit Konstruksi
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:06 WIB

Infrastruktur Dongkrak Kredit Konstruksi

Belanja modal korporasi dan proyek pemerintah menopang lonjakan pembiayaan konstruksi.                  

Pemerintah Guyur Subsidi Mobil Listrik hingga 40%
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Pemerintah Guyur Subsidi Mobil Listrik hingga 40%

Presiden Prabowo akan segera mengumumkan paket stimulus tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional

Pendapatan dan Laba HRUM Melejit Dua Digit
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Pendapatan dan Laba HRUM Melejit Dua Digit

Emiten pertambangan batubara ini meraih pertumbuhan positif dari sisi top line dan bottom line di semester I-2026.

Impor Perlebar Defisit Transaksi Berjalan
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Impor Perlebar Defisit Transaksi Berjalan

Defisit transaksi berjalan tahun ini diperkirakan bisamelebar hingga 2% dari produk domestik bruto (PDB)

Penjualan Segmen Herbal Turun, Laba Bersih SIDO Merosot 44%
| Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Penjualan Segmen Herbal Turun, Laba Bersih SIDO Merosot 44%

Emiten produsen jamu Tolak Angin ini meraup penjualan Rp 1,47 triliun per akhir Juni 2026, turun 21% secara tahunan.

INDEKS BERITA

Terpopuler