Berita Bisnis

Uji Coba Angkutan Batubara Oleh BUMD Sumatra Selatan dan Mega Rizky Indonesia

Rabu, 08 April 2020 | 16:35 WIB
Uji Coba Angkutan Batubara Oleh BUMD Sumatra Selatan dan Mega Rizky Indonesia

ILUSTRASI. Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang,Sumatera Selatan, Kamis (3/1/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru meninjau kesiapan pelaksanaan uji coba angkutan batubara yang bekerjasama antara BUMD PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) dan PT Mega Rizky Indonesia (MRI).

Kerjasama SMS dan MRI merupakan solusi dari dicabutnya Peraturan Gubernur No.23/2013 tentang Tata Cara Pengangkutan Batubara di Jalanan Umum. Dengan terbitnya Pergub 74/2018, maka aturan terkait angkutan batubara, dilaksanakan melalui jalan khusus.

MRI merupakan perusahaan nasional yang saat ini sebagai investor yang membangun kontruksi jalan khusus batubara dan pelabuhan.

Kerjasama tersebut, lanjut Herman, merupakan solusi agar pengangkutan batubara dari Sumsel melalui jalan khusus dapat terealisasi.

"Kami harapkan bisa berdampak dengan meningkatkan perekonomian, kesejahteraan masyarakat dan meningkatnya pendapatan daerah. PT SMS menggandeng perusahaan nasional PT MRI guna mewujudkan tujuan tersebut,” beber Herman melalui siaran pers yang diterima KONTAN, Rabu (8/4).

Selanjutnya Herman menyatakan, kegiatan peninjauan dilaksanakan guna memastikan persiapan uji coba yang rencananya dilakukan per 6 April hingga 15 April 2020.

Dalam tinjauannya tersebut, Herman juga melakukan pengetesan jalan khusus batubara yang akan digunakan dalam pengangkutan batubara sepanjang 8 kilo meter (km) yang menghubungkan dari stasiun bongkar simpang untuk diangkut dengan mobil pengangkut peti kemas melalui jalan khusus ini.

Dari tambang, batubara diangkut ke stasiun peti kemas Simpang dengan menggunakan kereta api.

"Dari stasiun bongkar di Simpang, batubara diangkut dengan truk melalui jalan khusus ke stockpile di pelabuhan, dan selanjutnya dikirim melalui tongkang,” kata Herman.

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Yuwono Triatmodjo
Editor: Yuwono triatmojo


Baca juga