Berita

Waspadai Ancaman Resesi Global, Ini Strategi yang Harus Investor Terapkan

Jumat, 16 Agustus 2019 | 07:13 WIB

ILUSTRASI. NASDAQ MarketSite

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bayang-bayang kekhawatiran resesi ekonomi global kembali menghantui pasar modal.

Indeks saham sejumlah negara, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), merosot.

Kemarin, Kamis (15/8), Dow Jones Industrial Average (DJIA) bahkan sempat anjlok 800 poin.

Per pukul 22.16 WIB, DJIA bertengger di 25.454,59, turun 0,10% dari posisi hari sebelumnya.

Sebulan terakhir, DJIA telah mengakumulasi penurunan lebih dari 6%.

IHSG juga sempat melemah 1% pada perdagangan kemarin sebelum akhirnya ditutup turun 0,16% ke 6.275,59.

Satu bulan terakhir, IHSG sudah terkoreksi 2,28%.

Kekhawatiran terjadinya resesi global menguat lantaran terjadi inversi pada yield obligasi Amerika Serikat (AS).

Untuk pertama kali sejak 2017, yield obligasi AS tenor 2 tahun kini melebihi yield obligasi tenor 10 tahun.

Yield obligasi AS tenor 10 tahun Rabu lalu ada di level 1,562%.

"Inversi yield memiliki track record yang kuat dalam memprediksi resesi di AS," ujar analis Mirae Asset Sekuritas, Hariyanto Wijaya dalam risetnya, Kamis (15/8).

Selanjutnya
Halaman   1 2 3
Reporter: Arfyana Citra Rahayu, Dityasa H Forddanta, Intan Nirmala Sari, Irene Sugiharti
Editor: Herry Prasetyo

IHSG
6.231,47
0.21%
-13,00
LQ45
980,77
0.21%
-2,03
USD/IDR
14.085
-0,10
EMAS
756.000
0,53%

Baca juga