Waspadai Pemburukan Aset Bank Saat Rupiah Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan nilai tukar rupiah tak hanya berdampak pada stabilitas makroekonomi, tetapi juga mulai membayangi kualitas aset perbankan. Pelemahan rupiah berpotensi menaikkan risiko kredit, terutama bagi debitur dengan paparan valuta asing (valas) dan ketergantungan pada bahan baku impor tinggi.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sudah mendekati level Rp 17.000. Pada penutupan perdagangan Selasa (20/1), kurs spot rupiah ditutup di
Rp 16.956, melemah 0,01% dari sehari sebelumnya.
